Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
JIBI/Harian Jogja/dokumen
Harianjogja.com, JOGJA-Mendekati Idulfitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja membentuk Tim Pengendali Gratifikasi (TPG) untuk menghindari pejabat Pemkot terjerat hukum. TPG mulai bekerja pada Mei 2014.
Inspektur Inspektorat Pemkot Jogja Wahyu Hidayat mengatakan anggota TPG terdiri dari sejumlah anggota tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), sedang sekretariatnya ada di Inspektorat. TPG bertugas meminta laporan dari pejabat yang menerima hadiah atau pemberian yang memiliki unsur suap.
“Sederhana siapapun PNS yang menerima hadiah kategori suap atau tidak harus dilaporkan ke TPG,” kata Wahyu saat ditemui seusai rapat di Kantor DPRD Kota Jogja, Selasa (6/5/2014)
Tahun lalu Inspektorat menangani kasus dugaan suap di salah satu kelurahan kota Jogja dan sudah terselesaikan. Namun kelurahan mana Wahyu enggan menyebutkannya.
Wahyu menjelaskan, TPG juga bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memantau transaksi yang mencurigakan dari PNS. Namun sifatnya hanya bimbingan terkait gratifikasi.
Ditambahkan Wahyu, ada hal-hal yang diperbolehkan untuk PNS terkait pemberian atau hadiah dari orang lain. Adapun dasar dari pemberian tersebut sesuai surat edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti hadiah langsung yang berlaku secara umum seperti voucher yang tidak terkait dengan kedinasan, hadiah atau keuntungan bunga investasi atau kepemilikan saham pribadi, hadiah yang diperoleh dari akademis atau non-akademis seperti kejuaraan dengan biaya sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Korban longsor salju di Gunung Mizhirgi, Rusia, bertambah menjadi 13 orang. Empat pendaki masih hilang dalam pencarian di Ngarai Bezengi.
Presiden Prabowo melepas 430 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga untuk berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mendorong hilirisasi riset melalui keikutsertaan dalam Pameran Inovasi Perguruan Tinggi
Pernikahan di Bantul menurun. Standar media sosial, karier, pendidikan, dan ekonomi membuat anak muda memilih menunda pernikahan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo bersama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Kampus Wates terus memperluas kolaborasi dalam berbagai bidang.