TNI Jangan Mau Diperalat Cukong

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 09 Mei 2014 10:29 WIB
TNI Jangan Mau Diperalat Cukong

JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu Pasukan TNI dengan peralatan tempur lengkap melakukan patroli untuk mengamankan kota Solo jelang perayaan malam pergantian tahun di Makorem 074 Warastratama, Senin (30/12). Dalam tugas pengamanan kota tersebut pasukan TNi akan menindak tegas segala bentuk ganguan keamanan di kota Solo

Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Budiman mewanti-wanti anggotanya agar tidak diperalat oleh pemilik modal atau cukong dengan mengamankan tempat hiburan malam atau usaha para cukong karena bisa merusak citra TNI.

“Jangan mau diperalat Cukong karena hanya jadi nama kita buruk,” tegas Budiman saat memberikan pengarahan kepada prajurit dan PNS di jajaran Korem 072 Pamungkas, Jogja, Kamis (8/5/2014).

Budiman mengakui masih ada anggotanya yang “nakal” dengan menjaga hiburan malam. Mantan Sekjen Kementerian Pertahanan ini tidak akan melindungi anggotanya jika melanggar hukum. “Kami minta ditangkap dan berlakukan hukum pada yang bersangkutan,” tegas Budiman.

TNI saat ini tengah melakukan bersih-bersih prajurit “nakal”, bahkan indikasi pungutan liar penerimaan prajurit TNI baru juga menjadi perhatian.

Penerimaan prajurit TNI yang biasanya dilakukan di tingkat Korem saat ini disentralisasi di Kodam. Upaya tersebut diakui Budiman untuk memutus mata rantai anggotanya yang “bermain”. “Salah satu tujuan sentralisasi penerimaan prajurit untuk memutus mata rantai yang nakal,” kata dia.

Selain itu, sentralisasi penerimaan prajurit TNI, menurut Budiman, bisa menghemat waktu. Biasanya penerimaan prajurit bisa sampai satu bulan, saat ini cukup dengan tiga hari calon prajurit bisa langsung mengetahui hasil lulus dan tidaknya.

Kepala Penerangan Korem 072 Pamungkas, Mayor Inf Muhamad Munasik mengaku sejak Maret kemarin, penerimaan prajurit TNI sudah dipusatkan di Kodam. Dia berharap dengan kebijakan terebut tidak ada lagi anggota TNI yang melakukan pungutan kepada calon prajurit.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online