NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Ilustrasi dana pinjaman (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Demokrasi Pembaruan dan Partai Peduli Rakyat Nasional kipas-kipas dapat uang.
Tak perlu kerja keras ikut Pemilu 2014, ketiga partai itu mendapat dana bantuan partai politik (parpol) dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Gunungkidul. Besarannya pun mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Seksi Organisasi Sosial Politik dan Organisasi Masyarakat Kesbangpol Gunungkidul Arkham Mashudi menuturkan PKPB, PDP dan PPRN termasuk dalam parpol peserta Pemilu 2009 yang mendapat pencairan bantuan di tahun ini.
Tahun ini, pencairan dana bantuan parpol terbagi dalam dua termin. Termin pertama diberikan selama delapan bulan pada parpol peserta Pemilu 2009 sedangkan termin kedua diberikan empat bulan terakhir pada peserta Pemilu 2014.
“Setelah pencairan ini, kami [Kesbangpol] belum tahu [untuk nasib PKPB, PDP dan PPRN] karena KPU belum menetapkan hasil Pemilu 2014,” ujar Arkham saat ditemui Harian Jogja di ruang kerjanya, Jumat (9/5/2014).
Menurut dia, besaran jumlah bantuan yang diterima partai itu berbeda, tergantung jumlah konstituen yang diperoleh masing-masing parpol. Biasanya, selama satu periode pemilihan jumlah bantuan itu tidak pernah berubah.
Saat ini, parpol yang mendapatkan bantuan terbesar dimiliki Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebesar Rp212 juta, di susul Partai Amanat Nasional dengan jumlah bantuan mencapai Rp165 juta. “Dana bantuan biasanya April sudah cair,” ujar Arkham.
Namun, pencairan bisa belum terlaksana karena saat ini Badan Pemeriksa Keuangan mengaudit laporan pertanggungjawaban parpol soal penggunaan bantuan di tahun lalu.
Anggota Panitia Pengawas Pemilu Gunungkidul Budi Haryanto menegaskan pemberian bantuan ke parpol merupakan hal yang legal karena sesuai dengan aturan yang berlaku. Meski demikian, proses pencairannya harus menyertakan laporan pertangungjawaban penggunaan anggaran di tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Wisata Labuan Bajo berangsur pulih pascagempa Flores. Sejumlah destinasi kembali menerima wisatawan dengan memperhatikan faktor keselamatan.
Kinerja keselamatan penerbangan Indonesia mencapai 78,85% berdasarkan audit ICAO, melampaui rata-rata global yang berada di angka 70,6%.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO. Ia menyebut pencalonan tersebut merupakan amanah Presiden Prabowo.
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.
Posko GRIB Jaya di Kebon Jeruk terbakar pada Senin dini hari. Polisi menyebut api diduga berasal dari korsleting listrik.