HONOR ABDI DALEM : Ini Kisah Abdi saat Antre Pembagian Buku Rekening

Rabu, 14 Mei 2014 13:02 WIB
HONOR ABDI DALEM : Ini Kisah Abdi saat Antre Pembagian Buku Rekening

Harian Jogja/Gigih M. Hanafi Ratusan abdi dalem antre untuk mendapatkan buku tabungan di Bangsal Magangan, Kraton Ngayogyakarta, Selasa (13/5).

Harianjogja.com, JOGJA- Pembagian buku rekening tabungan pencairan honor abdi dalem di Pendopo Magangan, Kraton Ngayogyakarta, Selasa (13/5/2014) memberi pengalaman bagi para abdi dalem.

Mas Penewu Surakso, juru kunci Makam Kyai Ageng Giring, Sodo, Paliyan, Gunungkidul mengaku telah datang pagi sekitar pukul 08.30 WIB bersama satu rekannya dengan harapan bisa mendapatkan nomor antrean kecil.

Tapi ia justru mendapatkan nomor urut 317. Hingga sebelum tengah siang, ia belum juga mendapatkan giliran.

Nasib sama dialami Lurah Atmotrenggono, Abdi Dalem Punakawan. Ia memilih tak pulang dari tugas jaga regol pada malam hari. Begitu pembagian dimulai, ia langsung duduk depan, tapi tetap saja ia mendapatkan nomor  88.

Hal itu, menurut dia, karena tidak wajarnya pembagian nomor antrean. Nomor itu dibagikan memanjang ke belakang, padahal mereka yang datang pertama duduk berderet memanjang ke samping. “Sehingga yang datang lebih lambat justru bisa mendapatkan nomor antrean dengan nomor kecil,” keluhnya.

Baik Surakso maupun Atmotrenggono pada penerimaan honor danais tahun lalu mendapatkan sebesar Rp400.000 per bulan. Begitu mendapatkannya tahun lalu, Surakso langsung mengajak anak cucunya berwisata.

Ia menjadi juru kunci sejak 1967 meneruskan orangtuanya. Sebelum mendapatkan honor danais, pendapatannya sebagai juru kunci didapatnya dari paringan dalem Rp30.000 per bulan. Ia mengambilnya sekali setahun ketika Grebeg Maulud.

“Dengan buku tabungan sebetulnya lebih leluasa karena tidak harus ke sini, tapi lebih baik kalau per kawedanan, tidak menumpuk seperti ini,” ujarnya.

Ia juga menyayangkan mereka yang tidak mendapatkan antrean diminta berganti hari, sementara abdi dalem yang honornya di bawah Rp300.000 per bulan juga kecele.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online