RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Harianjogja.com, JOGJA-Penemuan http://www.harianjogja.com/baca/2014/05/12/penemuan-tulang-belum-dipastikan-tulang-belulang-di-kesbanglinmas-dari-manusia-atau-hewan-507234" target="_blank">serpihan tulang belulang di kompleks kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Jogja, Sabtu (10/5/2014), diduga kerangka manusia pada zaman belanda.
Kepala Badan Kesbanglimas Jogja Agung Supriyono mengungkapkan, selain ditemukan tulang belulang, juga ditemukan dua botol yang terbuat dari tahan liat. Satu botol diantaranya masih utuh.
Dari informasi yang dia peroleh, botol berwarna merah tua itu buatan tahun 1800 an, dan zaman itu masih zaman belanda. “Botol itu juga sudah kita serahkan ke polisi,” kata Agung, Selasa (13/5/2014).
Menurut Agung, dugaan kerangka manusia zaman belanda juga semakin menguat karena tulang belulang yang ditemukan itu kondisinya sudah rapuh. “Tulangnya kan sudah rapuh sudah lama,” ucap dia.
Kepala Polresta Jogja Komisaris Besar Polisi Slamet Santoso mengatakan,secara kasat mata tulang belulang yang ditemukan seperti kerangka manusia. Namun ia belum bisa memastikannya.
Saat ini tulang belulang itu sudah dipindahkan dari Mapolresta ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk diteliti disana.
“Untuk lebih memastikan, kami juga kerjasama dengan arkeolog,” kata Slamet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nickelodeon rayakan Hari SpongeBob 14 Juli dengan event global, maraton episode, hingga konten baru di Roblox dan YouTube.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perpres ojol resmi terbit, potongan aplikasi maksimal 8 persen mulai Juli 2026, driver dapat perlindungan lebih kuat.
Pemerintah siapkan peluncuran GovTech Oktober 2026, integrasi 27 ribu aplikasi dan dukungan AI untuk layanan publik..