Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Ilustrasi pembayaran pajak. (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sampai dengan triwulan I 2014, penerimaan pajak DIY dan Kulonprogo belum memenuhi target. Seharusnya, penerimaan pajak di DIY sudah berkisar 30%-33% pada April dari keseluruhan target 2014 sebesar Rp3,6 triliun, namun sampai sejauh ini baru terpenuhi 25%.
Di Kulonprogo, diperkirakan pajak baru sebesar Rp2 miliar, padahal target penerimaan pajak 2014 sebesar Rp17 miliar.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak DIY, Rudi Gunawan Bastari, mengungkapkan untuk menggenjot penerimaan pajak, diadakan perjanjian kerjasama yang diawali 3 Maret lalu, antara Direktur Jenderal Pajak dengan Gubenur DIY, serta Kakanwil dengan Bupati dan Walikota di kabupaten dan kota.
“Dan perjanjian kerjasama harus dituntaskan melalui nota kesepahaman paling lambat tiga bulan,” ujarnya di sela-sela acara penandatanganan perjanjian kerjasama pemda kab/kota dengan kanwil DJP DIY di Gedung Kaca, Rabu (21/5/2014).
Menurutnya dengan perjanjian kerjasama, penerimaan pajak dapat lebih optimal karena kemudahan dalam berbagi informasi dan data, terlebih dengan adanya pendaerahan pajak daerah.
Kabid PBB dan Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kulonprogo, Budi Hartono, membenarkan penerimaan pajak di Kulonprogo baru sebesar Rp2 miliar.
Dia beralasan, pembagian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dilakukan April lalu. “Ini baru sebulan, pasti ada peningkatan di bulan selanjutnya,” imbuh dia. Budi menargetkan, sebelum jatuh tempo pada akhir Agustus, penerimaan sudah dapat 100%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.