Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Harianjogja.com, BANTUL-Ancaman perpecahan massa pendukung Partai Golkar di Bantul mulai disikapi jajaran pengurus. Mereka menyerahkan sepenuhnya pada pengurus DPD DIY terkait sanksi bagi kader dan pengurus yang tidak mengamankan hasil rapimnas mendukung pasangan presiden Prabowo-Hatta.
"Soal itu DPD DIY yang akan bersikap termasuk sanksi bukan kami tapi pengurus DIY," kata Ketua DPD Partai Golkar Bantul Agus Subagyo di sela-sela rapat kordinasi, Minggu (25/5/2014).
Menurut dia, apapun yang menjadi keputusan rapimnas lalu untuk bergabung mengusung duet capres Gerindra dan PAN merupakan sikap dan keputusan tertinggi Golkar yang wajib diamankan seluruh kader dan pengurus di Bantul.
Agus meyakini kadernya di Bantul akan solid dan tidak akan menyeberang dukung capres lain. "Terbukti sampai saat ini baik pengurus kabupaten, kecamtan dan desa belum ada yang mundur," tambahnya.
Agus menambahkan meskin ada beberapa kader ditemukan ada yang dukung pasangan capres Jokowi-JK hal itu bukan mewakili parpol, melainkan pribadi.
Pasalnya, Agus menjelaskan semua aturan main sudah jelas pengurus yang akan dukung capres Jokowi-JK harus mengundurkan diri dan tidak membawa parpol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
WhatsApp menyiapkan fitur greeting message agar anggota baru grup lebih cepat memahami aturan dan suasana percakapan.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.