Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Harianjogja.com, BANTUL-Puluhan pedagang baru asal Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengajukan permohonan ke Lurah Pasar Bantul untuk menempati los maupun kios yang terdapat di pasar tradisional terbesar di wilayah ini.
"Banyak pedagang yang datang untuk mencari tempat (berjualan) di Pasar Bantul, sejak Januari sampai sekarang masih ada, kalau jumlahnya ada puluhan," kata Lurah Pasar Tradisional Bantul, Kabupaten Bantul Sajirah, Selasa (27/5/2014).
Menurut dia, banyaknya pedagang baru yang mengajukan permohonan karena kondisi pasar saat ini yang lebih bersih dan tertata usai proses revitalisasi tahap pertama pasar itu. Pedagang baru yang mengajukan permohonan tersebut akan dijanjikan tempat di lantai atas, karena seluruh los dan kios di lantai bawah seluruhnya telah terpakai pedagang lama yang telah bertahun-tahun berjualan di Pasar Bantul.
Meski demikian, pihaknya tidak berani menjamin seluruh pedagang yang mengajukan permohonan dapat dipenuhi. Sebab jumlah los yang tersisa juga belum diketahui dan masih dalam proses revitalisasi oleh pemerintah setempat.
Terkait revitalisasi pasar Bantul, revitalisasi tahap pertama sudah selesai dengan menempatkan 318 dari 565 pedagang yang dipindahkan ke lapak sementara, sisanya akan ditempatkan setelah revitalisasi tahap kedua selesai.
"Revitalisasi tahap kedua baru dimulai 20 Mei lalu, kalau sudah selesai, total ada sebanyak 1.450 pedagang yang ada akan ditata semua, kecuali yang sudah pindah kemarin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.