NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga Dusun Sambiroto dan Gayam, Desa Banyuroto, Kecamatan Nanggulan melunak setelah pemerintah kabupaten menjamin tidak ada polusi dan berjanji akan memberikan ganti rugi atau kompensasi kepada mereka.
Warga tidak lagi menuntut penolakan realisasi tempat pengolahan limbah sampah dari tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Banyuroto yang semula dikhawatirkan akan membuat lingkungan tercemar.
Tokoh pemuda Banyuroto, Bambang Nur Cahyo, 44, menuturkan, Dusun Dlingo, Tawang, Gayam, Sambiroto, Kepala Desa Banyuroto, serta Dinas Pekerjaan Umum Kulonprogo telah menemukan kesepakatan terkait pengolahan limbah TPAS Banyuroto, pada Rabu (28/5/2014) pagi.
Dalam pertemuan tersebut diputuskan air limbah yang sudah diolah akan langsung dibuang ke cekdam Tawang dan pihak DPU akan tetap mengontrol tempat penampungan air dan memastikan limbah yang dibuang sudah tidak berbahaya.
Sebelumnya, kata dia, warga khawatir karena air pengolahan limbah langsung disalurkan ke sungai yang mengalir di Sambiroto dan Gayam.
"Waktu itu warga bertanya-tanya kalau tidak berbahaya mengapa tidak langsung dibuang ke cekdam Tawang, apalagi yang mendapat kompensasi karena wilayah dilewati pipa ya warga Tawang saja," jelasnya.
Menurut dia, warga yang sempat menolak kini mulai menerima karena sudah ada solusi. Ia menguraikan, uang kompensasi hanya akan diberikan kepada warga Tawang karena lahannya dilewati pipa saluran pengolahan limbah, sementara tiga pedukuhan lainnya sudah dijanjikan memperoleh uang susu [ganti rugi] karena ikut merasakan bau dari limbah tersebut.
Tidak hanya itu, sampah organik yang sudah diolah, kata Bambang, akan dibagikan kepada warga untuk digunakan sebagai pupuk.
"Kami tidak menolak pembangunan yang penting tidak merugikan masyarakat," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Warna paspor ternyata terbagi dalam empat kelompok utama. Simak alasan paspor berwarna merah, biru, hijau, dan hitam.
Rekomendasi 5 HP AMOLED 144Hz dengan layar 6,78 inci mulai Rp2 jutaan, lengkap dengan spesifikasi, baterai, dan harga.
Wisata medis Korea Selatan mencatat 2,01 juta pasien asing sepanjang 2025, naik 71,9 persen dengan China dan Jepang sebagai pasar terbesar.
Suami di Taiwan menang gugatan perselingkuhan setelah merekam istri dengan robot vacuum, tetapi kemudian dihukum lima bulan karena melanggar privasi.
Rekomendasi laptop untuk animasi 2026 dengan RTX, RAM besar, SSD cepat, dan layar akurat untuk motion graphics hingga rendering 3D.