JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Harianjogja.com, SLEMAN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tidak cermat dalam proses pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2009 tentang Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Sleman.
Anggapan itu muncul setelah kedua pihak tidak sepakat dalam istilah penamaan badan pemerintahan pada rapat paripurna DPRD Sleman, Rabu (28/5/2014) lalu.
Setelah melalui masa pembahasan yang panjang, disepakati akan didirikan sebuah badan pemerintahan bernama Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan.
Namun, beberapa saat sebelum paripurna, Sri Purnomo melayangkan surat kepada dewan agar nama badan baru itu diberi tambahan istilah ‘terpadu’.
Hal itu kemudian menimbulkan perdebatan yang hingga kini belum usai. “Menurut saya itu termasuk kurang kecermatannya eksekutif. Kenapa tidak disampaikan sejak awal,” kata Ketua Pansus raperda organisasi perangkat daerah, Rendrardi Suprihandoko, Selasa (3/6/2014).
Selain masalah penambahan istilah, Rendrardi juga mengungkapkan adanya ketidaksepakatan terkait pengadaan Sekretariat KORPRI.
“Kalau SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) hanya mengurusi sekelompok orang itu namanya eksklusif. Kami belum sepakat karena mereka nantinya juga akan menerima kucuran anggaran,” jelasnya.
Dengan alasan-alasan itu, penetapan raperda ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Rendrardi menilai masih dibutuhkan waktu untuk pembahasan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.