Tolak Pabrik Semen, Warga Pracimantoro Ajukan 13 Tuntutan
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto PENYERAPAN BERAS-Pekerja mengangkut karung berisi beras di Pasar Legi, Solo, Rabu (4/1). Badan urusan Logistik (Bulog) Subdivre II Surakarta siap menyerap 125.000 ton setara beras selama tahun 2012.
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) DIY Awaludin Iqbal, menyatakan pihaknya akan melakukan pantauan harga beras di pasar untuk menentukan langkah operasi pasar (OP).
Ia menjelaskan, berdasarkan program nasional OP digelar tiga kali dalam setahun. Awal tahun, pertengahan bulan Ramadan dan akhir tahun. Namun, pihaknya pekan ini akan melakukan pantauan harga di pasar-pasar di DIY.
"Hasil pantauan itu akan menjadi pijakan kami apa OP perlu dilaksanakan. Sebab, sejumlah komoditas menjelang puasa ini mengalami kenaikan harga," ujarnya, Senin (9/6/2014).
Ia menambahkan, Bulog Divre DIY menjamin kebutuhan beras aman selama Ramadan dan Idul Fitri.
Pihaknya berharap masyarakat tidak perlu khawatir karena persediaan beras masih mencukupi hingga akhir tahun ini. Berdasarkan data saat ini gudang Perum Bulog Divre DIY masih memiliki stok beras 31.000 ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
Menko Muhaimin pastikan pasien kronis tetap terlindungi JKN. Pemerintah siapkan tambahan anggaran Rp20 triliun untuk layanan kesehatan.
YPI RUS Kudus siapkan SMP Internasional berbasis Cambridge, bilingual, dan vokasi untuk cetak generasi unggul berdaya saing global.
Pemda DIY siapkan Raperda Perfilman untuk bangun ekosistem film berbasis budaya sekaligus dorong industri kreatif lokal.
Pemerintah resmi mewajibkan registrasi SIM dengan biometrik wajah mulai 2026 untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.