PILPRES 2014 : KPU Jogja Buka TPS di RS PKU Muhammadiyah

Uli Febriarni
Uli Febriarni Rabu, 11 Juni 2014 05:30 WIB
PILPRES 2014 : KPU Jogja Buka TPS di RS PKU Muhammadiyah

Warga Sukoharjo menunjukkan formulir C6 di RSUD dr. Moewardi, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/4/2014). Pasien dan penunggu di rumah sakit tersebut tidak bisa memberikan suara saat Panitia Pemungutan Suara TPS 46 Jebres berkeliling karena tidak memiliki formulir A5. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos)

Harianjogja.com, JOGJA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja akan membuka tempat pemungutan suara (TPS) di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jogja di Jalan Ahmad Dahlan sebagai upaya untuk melayani pemilih yang berada di lokasi tersebut.

Wawan Budiyanto, ketua KPU Kota Jogja menyebutkan dari jumlah total TPS yang pada pemilu legislatif lalu sebanyak 801, nantinya dalam pilpres akan menjadi 802 TPS.

Jumlah itu termasuk 2 TPS untuk mengakomodasi hak suara tahanan, yang ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Jogja dan di Rumah Tahanan Wirogunan Jogja, serta 1 TPS di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Ahmad Dahlan.

“Dari TPS yang tadinya berjumlah 801, kini menjadi 802 TPS dengan tambahan satu TPS di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Ahmad Dahlan. Otomatis, dengan adanya tambahan jumlah TPS, akan ada tambahan jumlah pemilih,” ujar Wawan Budiyanto, Senin (9/6/2014).

Wawan menambahkan, bahwa muncul catatan, terdapat kemungkinan tambahan 480 calon pemilih dari RS PKU Muhammadiyah Ahmad Dahlan.

“Tapi untuk kepastian apakah masuk daftar tambahan, masih menunggu laporan dari rumah sakit mengenai nama dan alamat calon pemilih,” terangnya.

Ditambahkan Wawan, sebelum KPU Kota Jogja membentuk TPS di Rumah Sakit (RS), pihaknya mengundang perwakilan 18 RS untuk membahas kebutuhan didirikannya TPS di masing-masing RS, untuk mewadahi hak pilih karyawan dan paramedis.

Ada sekitar empat RS yang mengajukan kebutuhan pendirian TPS, meliputi Panti Rapih, Bethesda, Ludira Husada Tama, PKU Muhammadiyah Ahmad Dahlan.

Mengenai TPS di rutan, KPU mengusahakan adanya fasilitas di masing-masing TPS di rutan dan lapas, lebih baik dibanding pada Pileg yang hanya menyediakan satu TPS di Lapas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online