JIBI/SOLOPOS/Maulana Surya
Pekerja menyelesaikan pembangunan gedung Bank Mandiri di samping rumah dinas walikota, Loji Gandrung Jl.Slamet Riyadi, Solo, Kamis (25/12/2013). Dalam melakukan proyek tersebut pekerja tidak didukung dengan alat keselamatan kerja, seperti tali pengaman. Hal ini sangat berisiko bagi dirinya.
Harianjogja.com, JOGJA-Pembangunan Kota Jogja, yang didasarkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2013 telah dilakukan, salah satunya pembangunan fisik.
Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014, meskipun terjadwal mundur, optimistis dapat dihabiskan pada tahun ini juga.
Pembangunan fisik yang dilaksanakan adalah 13 pembangunan dan satu pengembangan. Antara lain, pembangunan Kampung Hijau Bumijo, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Ngampilan dan Keparakan Kidul, Puskesmas Pembantu Demangan, Puskesmas Mergangsan, Balai Keluarga Berencana Jetis dan Mergangsan, Taman Kanak-Kanak Gedong Kuning, Gedung Rukun Warga 13 Kricak, Kantor Kelurahan Sorosutan dan Wirogunan, Gedung Unit VI dan VII Balaikota Jogja, serta pengembangan Rumah Sakit Jogja.
Selain itu pada 2013, telah dilaksanakan pelimpahan wewenang berbasis kewilayahan, berasal dari Pagu sebesar Rp13 miliar.
“Pembangunan Kota Jogja, merupakan implementasi RPJM, penggunaannya didasarkan mengacu pada visi misi Kota Jogja. Selain itu, APBD 2013 sebesar Rp1,2 triliun, lebih tinggi 20% dibanding 2012,” tutur Wasesa, Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Kota Jogja, pada Peresmian Hasil Kegiatan Tahun Anggaran 2013, di Pendopo Balaikota, Senin (10/6/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: