Abu Vulkanik Gunung Merapi Menyebar Sampai ke Wonosobo
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Ilustrasi air PDAM (JIBI/Solopos.com/Dok.)
Harianjogja.com, BANTUL-Sejumlah warga di Kecamatan Kasihan Bantul mengeluhkan buruknya layanan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Bantul. Aliran air ke daerah ini mati selama hampir satu pekan.
Atik, warga Gunung Sempu, Kasihan Bantul mengungkapkan aliran air PDAM ke wilayahnya berhenti selama lima hari atau hampir satu minggu. Atik sekeluarga harus rela menumpang mandi dan mencuci di masjid terdekat yang terdapat sumur.
Sementara otoritas PDAM Bantul justru tidak memberitahukan penyebab matinya aliran air serta sampai kapan warga harus menunggu. Atik mengaku kecewa dengan buruknya layanan air dari PDAM tersebut. Layanan tersebut, menurut dia, tidak sesuai dengan kebijakan PDAM menaikkan tarif air sejak awal Januari lalu.
"Harusnya layanan semakin baik [dengan naiknya tarif air], itu air mati sampai ke dekat Balaidesa Bangunjiwo juga," imbuhnya.
Kabag Hubungan Pelanggan PDAM Bantul Siti Zulaichah menyatakan matinya aliran air ke wilayah Kasihan mulanya disebabkan rusaknya pompa air. Setelah pompa diperbaiki, PDAM mencoba memperbesar kapasitas aliran air menuju wilayah tersebut dengan memasang pompa berdaya lebih besar.
Namun usaha itu justru menuai masalah baru. Pompa yang mampu menyedot air dalam jumlah besar itu justru memicu pecahnya pipa transmisi yang berada di sebelah utara Ring Road Selatan tepatnya di dekat perempatan Madukismo, Kasihan.
"Tapi sekarang sudah diperbaiki pipa itu, jadi Selasa malam air sudah mengalir," jelas Siti.
Sementara bila ada daerah yang masih belum teraliri air, menurut dia, karena butuh waktu untuk penyedotan air hingga air itu sampai ke pemukiman penduduk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.