Prospektif, Ugadi Dibudidayakan di Berbah

Kamis, 12 Juni 2014 15:56 WIB
Prospektif, Ugadi Dibudidayakan di Berbah

PROGRAM UGADI Pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan benih udang Galah ketika berlangsungnya program Udang Galah dan Padi (Ugadi) di persawahan Soropadan, Pringsurat, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (30/8). Program yang bertujuan untuk memininalisasi alih fungsi lahan padi serta mengurangi penggunaan pestisida dan bahan kimia berbahaya itu guna meningkatkan perekonomian petani.

Harianjogja.com, SLEMAN—Bantuan berupa 50.000 bibit udang galah padi (ugadi) berusia dua bulan ditebar ke lahan persawahan seluas lima hektare di Dusun Kadipolo, Desa Sendangtirto, Berbah, Rabu (11/6/2014). Selain bibit, petani di Kadilopo juga mendapat bantuan paket pakan ikan dan pagar jaring keliling.

“Harapannya tiga bulan ke depan ugadi sudah bisa dipanen berdekatan dengan waktu panen padi,” kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Minapolitan Berbah, Agus Budi Purwanto.

Proyek tersebut merupakan kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dua wilayah di Sleman yang terpilih menjadi lokasi proyek percontohan pengembangan ugadi yaitu Berbah dan Pakem. Dengan total lahan pertanian padi seluas satu hektare, setiap wilayah yang ditunjuk akan mendapat 50.000 benih udang galah. Penebaran benih di Pakem sendiri sudah dilakukan pada akhir April lalu.

Prospek pengembangan ugadi sangat tinggi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Sumarwan Parto Suwignyo. Harga jual udang galah juga menjanjikan, yaitu antara Rp 60.000 – Rp 80.000 per kilogram.

“Benihnya telah banyak diproduksi di Samas sehingga akan rugi bila DIY, khususnya Sleman, tidak memanfaatkannya,” ujar Suwignyo.

Camat Berbah, Tina Hastina dalam sambutannya mengatakan pengembangan udang galah di kecamatan tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2009.

“Kendala yang dihadapi petani ikan yakni pembagian air dengan para petani yang sekarang sudah dapat terselesaikan dan belum adanya pasar ikan di Kecamatan Berbah,” papar Tina.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online