KEMARAU 2014 : Warga Wukirharjo Mulai Sulit Mencari Air Bersih

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Minggu, 15 Juni 2014 19:29 WIB
KEMARAU 2014 : Warga Wukirharjo Mulai Sulit Mencari Air Bersih

Ilustrasi penyaluran air bersih. (Burhan Aris N./JIBI/Solopos)

Harianjogja.com, SLEMAN- Warga di dua RT di Dusun Klumprit 1, Desa Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sejak setengah bulan ini mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.

"Sudah setengah bulan lebih sejumlah warga kehabisan persediaan air bersih akibat kemarau. Warga harus berjalan kaki 1,5 kilometer untuk mendapatkan air bersih dari sumber terdekat," kata Ketua RW 1 Dusun Klumprit 1 Simpang, Sabtu (14/6/2014).

Menurut dia, sumur-sumur warga mulai kering sehingga untuk mencukupi kebutuhan pokok tersebut, warga harus mengambil air dengan jarak yang cukup jauh.

"Saat ini sumur-sumur sudah kering, air bersih adanya di sumber yang jaraknya sekitar 1,5 kilometer. Dan untuk bisa mengambil air warga harus berjalan kaki," katanya.

Ia mengatakan, selain mendapatkan air dari sumber, warga juga ada yang patungan membeli air dari mobil tangki.

"Namun, kalau membeli air harganya cukup mahal bisa mencapai Rp250 ribu per tanki," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis