Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Harianjogja,com, SLEMAN-http://www.harianjogja.com/baca/2014/06/16/tawuran-pelajar-sleman-duh-geng-pelajar-bentrok-satu-motor-dibakar-513553">Geng pelajar yang bentrok dan diwarnai pembakaran satu sepeda motor di depan Pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Minggu (15/6/2014) dinihari masih memiliki cerita panjang. Satu orang siswa dinyatakan tewas dan satu orang mengalami kritis. Namun kedua siswa tersebut diduga mengalami kecelakaan. Bukan karena dianiaya.
Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin menjelaskan bentrok di Sambilegi memang diawali dengan lemparan batu salahsatu kubu kemudian menyulut aksi tawuran. Terbukti dari banyaknya senjata tajam seperti parang berkarat, pedang tipis tajam, dua gir berikut tali pelontar, gergaji serta belasan sepeda motor yang diamankan. Pihaknya juga masih menyelidiki pelaku pembakaran motor
dengan memeriksa secara intensif.
"Sampai saat ini para pelaku yang terlibat masih diperiksa satu pelaku kami periksa di Polres, itu yang bawa pedang dan lainnya di Polsek [Depok Timur]," terang Ihsan, Minggu (15/6/2014).
Selang beberapa jam dari kejadian di Depok Timur, seorang pelajar yakni Enggar Nugroho, 16, warga Cebongan Kidul RT 06 / RW 03 Tlogoadi, Mlati ditemukan tewas di jalan dengan luka bagian kepala. Tepatnya di Jalan Magelang kilometer 7,5 sekitar pukul 03.00 WIB. Korban yang merupakan pelajar salahsatu sekolah swasta berboncengan menggunakan Honda Vario Merah nopol AB 6921 TE dengan temannya Defi Pradana, 16, yang kini masih kritis di rumah sakit.
"Korban kebetulan pelajar salah satu sekolah maritim," ungkap Kapolsek Mlati Kompol Sarwendo dihubungi terpisah.
Korban sempat divisum di Kedokteran Forensik RSUP Sardjito. Korban meninggal mengalami luka bagian kepala hingga helmnya pecah. Sedangkan korban yang kritis mengalami patah tulang kakinya yang kini belum bisa dimintai keterangan lantaran kritis. Sarwendo membenarkan bahwa ada dua orang yang melihat korban ngebut mengendarai motor dari arah utara ke selatan. Tetapi tidak tahu secara pasti korban dikejar atau tidak.
Sementara itu terkait adanya informasi korban meninggal karena dianiaya dengan dipukul oleh pengendara sepeda motor lain yang juga sesama pelajar, Kapolres Sleman, Ihsan amin belum bisa memastikan. Menurutnya belum ada indikasi menguatkan bahwa korban dianiaya. Hingga saat ini, barang bukti yang kuat disebabkan karena korban mengalami kecelakaan. Hal itu dilihat dari adanya pembatas jalan yang ikut rusak karena ditabrak.
"Soal itu kami masih mendalami, lewat saksi atau teman korban akan kami minta keterangan secepatnya," tegas Ihsan.
Ihsan menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi pelajar yang terlibat. Terutama yang aksinya sudah mengarah ke kriminalitas dan bukan sekedar kenakalan remaja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Apple rilis iOS 26.6 dengan 75 perbaikan keamanan, persiapan Spotlight untuk iOS 27, dan notifikasi kontak. Update iPhone Anda sekarang!
LinkedIn diselidiki otoritas Texas atas dugaan menampilkan lowongan kerja palsu atau ghost jobs yang disebut dapat merugikan pelanggan layanan Premium.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen