Izin SKIB Bagi Anak Ancam Program Putus Sekolah

Jum'at, 20 Juni 2014 19:21 WIB
Izin SKIB Bagi Anak Ancam Program Putus Sekolah

Harianjogja.com, JOGJA—Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY Baskara Aji mengkhawatirkan http://www.harianjogja.com/baca/2014/06/18/memperbolehkan-anak-15-tahun-kerja-di-luar-negeri-raperda-dikritik-513952">pemberian surat izin bekerja ke luar kota/kabupaten (SKIB) pada anak berusia 15-18 tahun mengagalkan program penghapusan siswa putus sekolah.

“Karenanya kalau kemudian anak usia 15 tahun diperbolehkan bekerja, saya minta harus benar- benar selektif,” ujarnya kepada Harianjogja.com, Kamis (19/6/2014).

Sejak lima tahun terakhir ini, ia mengatakan, Pemda DIY getol melaksanakan program wajib belajar 12 tahun lewat berbagai program beasiswa untuk siswa miskin. Hasilnya angka putus sekolah saat ini hampir nol, sedang dulu jumlah mencapai ratusan. Ia pun menilai anak lulusan SMP sebenarnya belum siap untuk terjun ke dunia kerja karena mereka belum memiliki kestabilan emosional.

“Pemberian SKIB itu sebaiknya diberikan ketika memang darurat sekali,” pintanya. (Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2014/06/18/inilah-alasan-pansus-memperbolehkan-anak-15-tahun-boleh-bekerja-di-luar-negeri-513955">Inilah Alasan Pansus Memperbolehkan Anak 15 Tahun Boleh Bekerja di Luar Negeri)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online