60 Siswa MI di Klaten Keracunan Usai Makan MBG, Mual dan Muntah
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Pasangan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla, seusai mengikuti debat Capres dan Cawapres pertama di Balai Sarbini Jakarta, Senin (9/6/2014). Debat kali ini merupakan debat tahap pertama yang menghadirkan pasangan capres dan cawapres dari lima kali debat yang dijadwalkan dengan tema yang Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih, dan Kepastian Hukum. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Harianjogja.com, JOGJA – Debat calon presiden yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak berpengaruh terhadap pilihan warga. Warga mengaku debat yang sudah tiga kali digelar tidak akan mengubah pilihannya pada coblosan 9 Juli mendatang.
Setidaknya itu didasarkan pada hasil survei tim Harian Jogja. Sebanyak 150 responden yang berada di lima kabupaten/kota di DIY diwawancarai secara langsung. Hasilnya, 109 responden mengaku menonton dan 41 responden tidak menonton acara debat.
Sebanyak 70 responden menyatakan debat yang digelar menarik, 68 responden menjawab tidak menarik, serta 12 responden mengaku tidak tahu. Mengenai pilihan sebanyak 29 responden mengaku debat akan berpengaruh pada keputusan memilih. Sebanyak 80 responden menjawab hasil debat tidak akan mempengaruhi pilihan dan sisanya 41 orang menjawab tidak tahu.
"Debat memang menarik, tapi hanya untuk kalangan tertentu. Dan selama ini masyarakat sudah sering dijejali dengan suguhan debat-debat serupa dalam setiap momen demokrasi," ujar Pakar Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Edwi Arief Setyawan kepada Harianjogja.com, Sabtu (21/6/2014).
Dengan kata lain, kini terjadi kebosanan dari masyarakat terhadap sebuah tayangan debat yang kemasan acaranya tidak berbeda jauh dengan menu debat-debat sebelumnya. Imbasnya, debat saat ini tidak mampu menjadi propaganda efektif untuk mengubah pilihan masyarakat.
Kampanye dalam pilpres kali ini disebutnya mulai mengadopsi model kampanye yang dilakukan negara maju seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan. Jejaring sosial dimanfaatkan menjadi sarana tim sukses menggalang dukungan.
Sementara, Wisnu Marta Adiputra, pakar komunikasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkapkan wahana debat capres sulit mengubah pilihan masyarakat terhadap kandidat yang terlanjur digandrungi. Menurut dia, debat capres justru menjadi prosedur mengukuhkan dukungan saja.
"Kecuali apabila kandidat mampu menyuguhkan sesuatu yang bernilai radikal mungkin dapat mempengaruhi pilihan masyarakat," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Muskot Percasi Solo 2026 berlangsung panas. Peserta mempersoalkan kehadiran klub baru, sementara pimpinan rapat menyebutnya dinamika organisasi.
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
Indonesia gagal ke perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi dan menutup fase grup tanpa kemenangan.
Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara untuk mencari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pengeroyokan Bambang Setiawan. Polisi mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku.