Pembina Pramuka di Bantul Terus Ditambah

Senin, 23 Juni 2014 21:40 WIB
Pembina Pramuka di Bantul Terus Ditambah

Sejumlah pramuka siaga bermain jalan melingkar saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri Kleco 1, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/5/2014). Permainan tersebut mereka lakukan guna melatih kekompakan dan kebersamaan antaranggota Pramuka. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos)

Harianjogja.com, BANTUL - Gerakan pramuka di Bantul hendaknya harus lebih maju dari daerah lain. Pasalnya, Bantul merupakan satu dari 18 UPTD se-Indonesia yang mendapat anggaran pusat untuk menyelenggarakan pelatihan untuk mendorong kiprah pramuka di tengah masyarakat.

Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bantul Lukas Sumanas mengatakan dibutuhkan banyak pembina pramuka dan pamong satuan karya (saka) untuk terus membangun gerakan pramuka di gugus depan terirorial.

“Masih banyak kebutuhan untuk pembina pramuka ndan pamong saka di Bantul seperti amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan kebijakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk membentuk Gugus depan Teritorial dan Satuan Karya (Saka) Widya Budaya Bakti di lingkungan SKB,” katanya membuka kursus pembina kursus pembina pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) di di UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul, Senin (23/6/2014).

Menurut Lukas mendasar dari UU Gerakan Pramukan merupakan  organisasi pendidikan nonformal telah memiliki landasan hukum yang kuat. Ia berharap para peserta dapat mengikuti dengan seksama kursus sebagai bekal dalam mendampingi gugus depan dan mengelola Saka Widya Budaya Bakti.

Kepala UPTD SKB Rr. Dwi Suwarniningsih menambahkan kegiatan kursus atas kerjasama UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Bantul dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bantul menyasar untuk Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD). Ada sebanyak 20 peserta kursus merupakan utusan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan berlangsung hingga Jumat (27/6/2014).

Menurutnya, kursus bertujuan menambah pembina dan pamong saka yang profesional untuk memajukan dunia pendidikan melalui gerakan pramuka yang harus dimulai dari tingkat Siaga yakni 7 hingga 10 tahun. Pramuka terus andil dalam upaya pendidikan membentuk pelajar menanamkan nilai kedisiplinan dan pembinaan karakter.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online