5 Fakta Tanjung Verde, Debutan Piala Dunia 2026 Penantang Argentina
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
Sejumlah pramuka siaga bermain jalan melingkar saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri Kleco 1, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/5/2014). Permainan tersebut mereka lakukan guna melatih kekompakan dan kebersamaan antaranggota Pramuka. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, BANTUL - Gerakan pramuka di Bantul hendaknya harus lebih maju dari daerah lain. Pasalnya, Bantul merupakan satu dari 18 UPTD se-Indonesia yang mendapat anggaran pusat untuk menyelenggarakan pelatihan untuk mendorong kiprah pramuka di tengah masyarakat.
Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bantul Lukas Sumanas mengatakan dibutuhkan banyak pembina pramuka dan pamong satuan karya (saka) untuk terus membangun gerakan pramuka di gugus depan terirorial.
“Masih banyak kebutuhan untuk pembina pramuka ndan pamong saka di Bantul seperti amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan kebijakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk membentuk Gugus depan Teritorial dan Satuan Karya (Saka) Widya Budaya Bakti di lingkungan SKB,” katanya membuka kursus pembina kursus pembina pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) di di UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul, Senin (23/6/2014).
Menurut Lukas mendasar dari UU Gerakan Pramukan merupakan organisasi pendidikan nonformal telah memiliki landasan hukum yang kuat. Ia berharap para peserta dapat mengikuti dengan seksama kursus sebagai bekal dalam mendampingi gugus depan dan mengelola Saka Widya Budaya Bakti.
Kepala UPTD SKB Rr. Dwi Suwarniningsih menambahkan kegiatan kursus atas kerjasama UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Bantul dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bantul menyasar untuk Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD). Ada sebanyak 20 peserta kursus merupakan utusan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan berlangsung hingga Jumat (27/6/2014).
Menurutnya, kursus bertujuan menambah pembina dan pamong saka yang profesional untuk memajukan dunia pendidikan melalui gerakan pramuka yang harus dimulai dari tingkat Siaga yakni 7 hingga 10 tahun. Pramuka terus andil dalam upaya pendidikan membentuk pelajar menanamkan nilai kedisiplinan dan pembinaan karakter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
Swiss kalahkan Aljazair 2-0 di Piala Dunia 2026. Breel Embolo ungkap kunci kemenangan timnya.
Menhut Raja Juli Antoni klarifikasi isu keterlibatan OTT KPK Bupati Kuansing, ungkap kronologi pengembalian amplop.
Komdigi menegur dua operator seluler yang masih mengaktifkan kartu SIM tanpa registrasi biometrik sesuai aturan yang berlaku sejak 1 Juli 2026.
Kebakaran Rama Billiard & Cafe Jogja diduga dipicu gangguan listrik. Kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar tanpa korban jiwa.
Bandara Adisutjipto resmi melayani rute langsung Yogyakarta–Banjarmasin setiap hari bersama Citilink mulai 1 Juli 2026.