RAMADAN 2014 : Jelang Ramadan, Snack Laris Manis

Selasa, 24 Juni 2014 04:45 WIB
RAMADAN 2014 : Jelang Ramadan, Snack Laris Manis

04-STA-BISNIS-BPOM3 BISNIS/STANLIE ANDIKA OPERASI MAKANAN MINUMAN: Sejumlah petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang melakukan memerikasa makanan dan minuman yang dijual di Carefour DP Mall, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (04/08). Pengawasan dan operasi di pusat perbelanjaan ini bertujuan mencegah makanan minuman yang mengandung zat berbahaya seperti formalin, zat perwarna tekstil serta tidak berlabel halal yang diduga semakin banyak beredar menjelang puasa.

Harianjogja.com, BANTUL–Menjelang Ramadan tahun ini pedagang makanan ringan mendapatkan imbas yang menguntungkan. Pesanan snack meningkat tajam bahkan ada beberapa makanan ringan yang menjadi idola.

Salah satu pedagang toko Sahabat, Suryati mengaku mendapatkan banyak pesanan makanan ringan sepekan ini. Kebanyakan pesanan adalah wafer dan biskuit cokelat.

“Bukan hanya ramai tapi pesanan banyak yang datang ke toko saya. Sebab kami tidak hanya melayani penjualan eceran tapi juga mensuplai sejumlah toko makanan ringan di Bantul. Permintaan yang banyak adalah wafer,” kata Suryati di tokonya, Senin (23/6/2014).

Suryati menambahkan jelang Ramadan biasanya penjualan naik. Namun tahun ini kenaikannya lebih terasa dibandingkan tahun sebelumnya. Biasanya kenaikan ini akan terus meningkat sampai menjelang Idulfitri.

“Kalau peningkatan snack biasanya terus ada sampai mendekati Idulfitri. Kami berharap permintaan ini terus berlanjut sampai Idulfitri,” jelas Suryati.

Suryati menjamin barang di tempatnya sudah diberikan label halal dan kadaluwarsa. Jadi pihaknya telah melakukan pengecekan sebelum akhirnya menjual ke masyarakat. Hal ini berkenaan dengan banyaknya barang kadaluwarsa jelang Ramadan.

“Kami sudah seleksi makanan yang akan kami jual dan semuanya tidak ada yang kadaluwarsa. Kami memang memiliki standar soal ini sebab banyak juga razia makanan ringan menjelang Ramadan dan Idulfitri,” jelas Suryati.

Penjual lain, Ayu Supriyati mengatakan hal senada. Dia mengaku, penjualan makanan ringan akhir-akhir ini memang meningkat. Dia juga berharap penjualan ini terus naik.

“Kami berharap juga produksi tidak menurun. Sebab biasanya banyak produksi barang, khususnya biskuit yang habis padahal pesanannya masih banyak,” jelas Ayu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online