PILPRES 2014 : Surat Suara Pilpres Tak Banyak yang Rusak

Rabu, 25 Juni 2014 00:20 WIB
PILPRES 2014 : Surat Suara Pilpres Tak Banyak yang Rusak

Sejumlah pekerja mengecek dan mengemas surat suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 di salah satu percetakan di Jakarta, Sabtu (14/6/2014). Wujud surat suara itu terpublikasikan setelah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik dengan dikawal ketat polisi menunjukkan wujud surat suara yang bakal digunakan dalam pemungutan suara Pilpres 2014, 9 Juli mendatang itu. (Endang Muchtar/JIBI/Bisnis)

Harianjogja.com, KULONPROGO- Surat suara pada pemilihan presiden (pilpres) yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo tidak banyak yang rusak.

Divisi Logistik dan Perencanaan Pemilu KPU Kulonprogo, Budi Priyanta menjelaskan dari hasil pelipatan sementara surat suara, tidak banyak kerusakan pada surat suara.

"Sejauh ini hanya lima lembar surat yang rusak karena sobek, noda bercak tinta, dan gambar pasangan calon yang tercetak terpotong," jelasnya, Senin (23/6/2014).

SUrat suara telah tiba di KPU Kulonprogo pada Sabtu (21/6/2014). Surat suara tersebut segera diproses lipat, dengan mengerahkan puluhan petugas lipat.

Untuk petugas pelipatan surat suara, KPU Kulonprogo menggunakan jasa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Kami membagi pelipatan tidak berdasarkan dapil, tetapi berdasarkan kecamatan dan setiap hari terdapat 60 orang dari tiga kecamatan yang bertugas melakukan pelipatan,” imbuh Budi.

Anang Prasetyo, 30, petugas pelipatan surat suara asal Kecamatan Galur, mengungkapkan, pelipatan surat suara untuk pilpres lebih mudah dan cepat.

“Hanya dilipat dua kali dan tidak rumit, berbeda dengan pileg yang lipatannya berulang,” jelasnya. Dari melipat surat suara, ia memperoleh upah Rp75 per lembar surat suara.

Selain surat suara, KPU Kulonprogo juga sudah menerima beberapa jenis logsitik lain, seperti tinta, formulir C1 dan C1 Plano, serta template surat suara untuk tunanetra. Sedangkan segel suara masih menunggu kiriman dari pusat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online