Masyarakat Diminta Awasi Independensi Media

Senin, 07 Juli 2014 21:40 WIB
Masyarakat Diminta Awasi Independensi Media

Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jogja Sihono menyerukan agar insan pers, baik pekerja pers, institusi pers maupun pemilik media untuk menjunjung tinggi profesionalisme pers.

Seruannya itu ia sampaikan selaku koordinator dalam Deklarasi Malioboro bersama sejumlah awak media di Gedung DPRD DIY di depan Wakil Gubernur DIY Paku Alam IX sebelum berlangsungnya rapat paripurna, Senin (7/7/2014).

“Deklarasi ini sebagai sikap atas rangkaian Pemilu yang menimbulkan persepsi kurang nyaman terhadap insan pers,” ujarnya.

Menurut dia, pers kehilangan fungsinya sebagai penyangga demokrasi menjelang Pilpres 2014 karena berafiliasinya media pada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tertentu. "Rangkaian Pilpres akhir-ahir ini seolah sudah merongrong kepercayaan publik terhadap Pers Indonesia," katanya.

Deklarasi itu disampaikan juga untuk meminta maaf kepada publik, karena media pada Pilpres 2014 dirasa belum dapat memberrikan edukasi politik secara baik. Ia pun meminta kepada masyarakat untuk berperan aktif mengontrol indendensi pers.

Menyaksikan dalam Deklarasi Malioboro itu pimpinan DPRD DIY Yoeke Indara Agung L, Tutiek M Widya, Janu Ismaji, dan Arief Noor Hartanto, Ketua Fraksi PAN. Adapun Paku Alam IX merespon baik deklarasi tersebut. "Bagus. Pers memang harus independen," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online