PILPRES 2014 : Ratusan Atribut Kampanye di Bantul Dibongkar Paksa
Petugas menurunkan alat peraga kampanye di perempatan Baturono, Solo, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2014). Penertiban dilakukan karena memasuki masa tenang Pemilu 2014 selama tiga hari, Minggu-Selasa (6-8/4/2014). Mestinya alat-alat peraga kampanye itu merupakan kewajiban para calon anggota lembaga legislatif (caleg) dan partai politik pemasangnya. Nyatanya para pemasang alat-alat peraga kampanye itu tak mencopoti sendiri peranti itu. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, BANTUL—Ratusan atribut kampanye di berbagai wilayah di Bantul dibongkar paksa petugas lantaran masih terpasang hingga memasuki hari tenang Senin (7/7/2014).
Pembongkaran paksa atribut kampanye dilakukan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul, dibantu Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat serta dijaga aparat TNI dan kepolisian.
Ketua Panwaslu Bantul Supardi menyatakan, razia atribut digelar sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.30 WIB. Petugas menyita ratusan atribut di daerah Imogiri, Pleret, Banguntapan dan Kasihan.
"Mulai dari spanduk, rontek, pamflet dan baliho juga kami bongkar," terang Supardi.
Menurut Supardi, atribut kampanye paling banyak ditemukan di wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Kota. Seperti di Kecamatan Kasihan dan Banguntapan. Petugas terpaksa membongkar paksa atribut kampanye karena tidak dibongkar sendiri oleh Parpol.
Parpol, menurut Supardi, sebenarnya sudah diingatkan untuk membereskan atribut kampanye sebelum masuk masa tenang Pilpres 9 Juli mendatang. Namun instruksi itu tidak diindahkan. "Harusnya Minggu (6/7/2014) kemarin ini semua atribut itu sudah dibersihkan oleh Parpol tapi tidak dilaksanakan," paparnya.
Pada razia Senin (7/7/2014), petugas, kata dia, fokus membersihkan atribut yang ada di jalan-jalan utama seperti di Ring Road, Jalan Parangtritis, Jalan Imogiri Barat dan Imogiri Timur. Petugas terbagi ke dalam dua tim. Masing-masing membersihkan area di wilayah Bantul Timur dan Bantul Barat.
Pembongkaran atribut rencananya masih akan dikerjakan Selasa (8/7/2014). Pada Selasa, aparat bakal fokus membongkar atribut kampanye yang masih terpasang di perkampungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share