Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Harianjogja.com, JOGJA-Berdasarkan hitung cepat yang dilakukan RRI, Jokowi-Jusuf Kalla unggul di DIY. Hingga Rabu (9/7/2014) pukul 20.39 WIB, pasangan Jokowi-Jk meraih 56,20%, sementara pasangan capres-cawapres nomor satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, meraih 43,80%.
Meski begitu, Walikota Jogja, Haryadi Suyuti berpesan agar masyarakat Kota Jogja dan tim sukses kedua pasangan tak terpengaruh euforia hasil hitung cepat yang muncul, karena bukan merupakan hasil resmi.
“Saya harap para timses bisa menahan diri dari euforia quick count. Karena hasil itu bukan hasil penghitungan akhir yang resmi. Juga saya tekankan, agar sing menang ora umuk, kalah ora ngamuk. Selain itu, jangan mudah terprovokasi pula dengan serbuan informasi dari media sosial, harap percayakan hasil resmi dari penghitungan resmi oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia,” ujar Haryadi.
Ia juga menegaskan, siapa pun presiden yang nanti memimpin Indonesia, ia akan mendukung dan program-program yang dilaksanakan atas asas kemanfaatan bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul diperpanjang demi mengurangi risiko tebing runtuh. DPRD DIY juga soroti potensi ekonomi dan pariwisata.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Forum LSP Politeknik Indonesia kembali menggelar Pertemuan Tahunan Ke-6 di Yogyakarta pada 3–6 September 2026.