Anak Muda Diedukasi Melek Asuransi di Jogja Financial Festival 2026
Di Jogja Financial Festival 2026 anak muda diedukasi interaktif untuk meningkatkan literasi asuransi generasi muda di Jogja.
Aparat gabungan berbagai kesatuan mengikuti Apel Pengamanan Lebaran 2014 dengan sandi Operasi Ketupat Progo 2014 di Alun-Alun Utara, Kota Jogja, Senin (21/7/2014). Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1435 H mengerahkan 2.815 personel, dan mengaktifkan 15 titik kamera close circuit television (CCTV) untuk memantau kondisi selama 16 hari—H-7 hingga H+7. (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, SLEMAN - Polda DIY bersama Korem 072 Pamungkas mengamankan objek vital seiring pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait hasil rekapitulasi suara Pilpres 2014 hari ini. Pengamanan dilakukan secara terpadu untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan kamtibmas.
Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiastuti menjelaskan pengamanan terkait pengumuman Pilpres dilakukan secara terpadu antara TNI dan Polri. Secara konkret dilakukan pada tingkatan seperti Polsek bersama Koramil, Polres dengan Kodim setempat dan Polda DIY bersama dengan Korem 072 Pamungkas. Giat operasi gabungan ini akan dilakukan sampai proses pemilu selesai. Bahkan sampai dengan pelantikan yang bertujuan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di tingkat daerah.
"Semalam [Minggu 20/7] juga operasi gabungan dari Polda langsung dipimpin Dirsabhara [Kombes Yulza Sulaiman] pada malam hari," terang Anny saat ditemui Senin (21/7/2014).
Bentuk operasi gabungan, lanjutnya, dilakukan dengan patroli dan giat razia terutama di wilayah perbatasan. Sasaran razia yaitu pihak baik individu maupun kelompok yang membawa sajam, senpi, maupun barang berbahaya lain. Anny menambahkan hari ini (22/7/2014), pihaknya bersama TNI juga melakukan pengamanan pada kantor penyelenggara Pemilu seperti KPU, Bawaslu baik level propinsi maupun daerah.
"Jumlah personil dari kepolisian ada sekitar 6.465 personel sesuai dengan operasi mantap brata. Semua objek vital diamankan," ungkapnya.
Terpisah Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas Mayor Inf Munasik menyatakan pengamanan gabungan dilakukan secara menyeluruh di DIY. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, melaksanakan aktivitas seperti hari-hari biasa dan tidak perlu takut.
"Kami akan berusaha memberikan rasa aman bersama kepolisian," ujarnya melalui sambungan telepon.
Dalam melakukan pengamanan lanjutnya, secara teknis personil TNI akan mengamankan di luar area objek vital. Pihaknya juga mensiagakan kendaraan tempur di markas jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di Jogja Financial Festival 2026 anak muda diedukasi interaktif untuk meningkatkan literasi asuransi generasi muda di Jogja.
KY meloloskan 42 kandidat hakim MA 2026 ke tahap kesehatan dan kepribadian. Publik diminta ikut mengawasi rekam jejak peserta.
Kemenag Sleman memetakan 1.039 lokasi Salat Iduladha 2026. Ngemplak terbanyak, Moyudan jadi wilayah dengan jemaah terpadat.
Bank Jateng dukung Rakernas ADPLK 2026 untuk memperkuat industri DPLK yang modern, inovatif, dan berintegritas.
Sapi kurban Presiden Prabowo dikirim ke Pulau Laut Natuna lewat perjalanan laut penuh tantangan demi warga perbatasan Indonesia.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.