5.000 Lele Mati di Kolam KDMP Boyolali, Diduga Diracun
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemasangan pagar di area pembangunan pabrik pengolahan pasir besi terkendala empat bidang lahan seluas satu hektare yang belum dibebaskan. Letak empat bidang lahan tersebut berada di dalam lahan seluas 225 hektare di Desa Karangwuni, Kecamatan Wates yang akan digunakan sebagai lokasi pabrik.
Sekretaris Daerah Kulonprogo Astungkoro mengatakan PT Jogja Magasa Iron (JMI) sebagai pemrakarsa pembangunan pabrik pengolahan pasir besi di Kulonprogo akan memasang pagar di lahan yang menjadi lokasi pabrik. Pemasangan pagar yang berfungsi sebagai pengaman dan penanda menjadi salah satu tahap yang harus dilalui sebelum peletakan batu pertama.
“Fungsi pagar untuk pengaman saja, tetapi pemasangannya masih menunggu pembebasan lahan tuntas,” ujarnya, Selasa (22/7/2014).
Ia juga tidak dapat memastikan kapan peletakan batu pertama dilakukan. Namun ia berharap dapat segera dilaksanakan. Menurut dia, saat ini PT JMI bersiap melaksanakan sosialisasi feasibility study (FS) pembangunan pabrik pengolahan pasir besi. Rencananya, sosialisasi dilakukan setelah Lebaran. Ia menilai, sosialisasi ini diperlukan setelah penerapan perencanaan ulang tata letak pabrik menyusul rencana pembangunan bandara di Kulonprogo.
Saat dimintai keterangan, General Manager Community Development PT JMI Muchsin Al Hamid enggan memberikan penjelasan.
“Ini bukan domain saya,” katanya.
Humas Paguyuban Petani Lahan Pantai (PPLP) Widodo bersikeras menolak rencana pembangunan pabrik pengolahan pasir besi di wilayah pesisir selatan Kulonprogo. Menurut dia, empat bidang lahan yang belum dibebaskan merupakan lahan garapan warga PPLP yang tersisa di Karangwuni sehingga mereka tidak akan mengalihkan hak garapnya. Widodo juga akan menolak sosialiasi.
“Apapun yang ada kaitannya dengan tambang pasir besi kami menolak,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.