Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
JIBI/Solopos/Maulana Surya Polisi mengarahkan pengendara agar tidak terjebak kemacetan di kawasan Bundaran Gladak, Solo, Selasa (31/12). Saat musim liburan ini arus lalulintas kawasan Gladak hingga Pasar Klewer macet karena banyaknya pengunjung dari luar kota yang berbelanja di beberapa pusat perbelanjaan dan pasar malam Sekaten.
Harianjogja.com, JOGJA-Untuk mengatasi kemacetan saat Lebaran, kepolisian menyiapkan tim pengurai kemacetan, bahkan Direktur Lantas Polda DIY Kombes Pol Nasri Wiharto mengumbar nomor ponsel pribadinya. Tujuannya, agar aduan masyarakat atau pemudik yang melintas cepat direspon.
“Nomor ponsel saya 08122279090,” ujarnya saat rapat koordinasi persiapan Lebaran dengan anggota DPRD DIY, Rabu (23/7/2014) petang.
Ia mengungkapkan, tim pengurai tersebut tugasnya menyisir seluruh jalan di DIY. Dalam bertugas tim pengurai itu menggunakan 130 sepeda motor bantuan dari Markas Besar (Mabes) Polri. Ketika petugas mendapati kemacetan, mereka langsung turun ke jalan melakukan rekayasa lalu lintas.
Karenanya, ketika masyarakat atau pemudik mengetahui tidak ada petugas polisi saat terjebak macet, Nasri mempersilakan langsung menghubungi ponsel pribadinya itu. Dengan begitu, ia mengaku dapat cepat melakukan koordinasi dengan anak buahnya yang berada di lapangan.
Di sisi lain, menurut dia, meski sudah banyak petugas yang diterjunkan, bisa saja telinga polisi terbatas. Justru laporan masyarakat itu dapat membantu petugas polisi.
Dalam menerjunkan personel itu, Kapolda DIY baru Brigjen Pol Oerip Subagyo mengeluarkan kebijakan agar kerja polisi tidak terkotak-kotak dalam satuannya.
Baik itu kasus kriminal ataupun lalu lintas, anggota dari satuan apapun itu yang lebih dulu mengetahui suatu kejadian wajib langsung melakukan tindakan taktis.
Selain tim pengurai, Nasri melanjutkan, rekayasa lalu lintas di titik-titik objek wisata telah disiapkan. Misalnya di Gunungkidul, kepolisian setempat tidak membiarkan kendaraan yang keluar dari objek wisata pantai melalui jalan yang sama ketika masuk. Namun, mereka yang keluar akan diputarkan terlebih dahulu menyusuri jalan pantai di sepanjang Baron, baru ke luar ke jalan besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.
Platform Sapa UMKM jadi strategi pemerintah untuk pembinaan berbasis data dan membuka kemitraan UMKM dengan industri besar.
Kemendag dorong UMKM penuhi syarat ekspor global. Regulasi ketat jadi tantangan utama, termasuk standar kesehatan dan lingkungan.
Gelombang panas ekstrem di AS tewaskan 25 orang, pecahkan rekor suhu, dan sebabkan listrik padam di ratusan ribu rumah.