Kera Liar Masuk Rumah Warga Sragen, Damkar Turun Tangan
Kera liar masuk rumah warga Sragen dan merusak perabot. Damkar evakuasi dalam 20 menit, langsung diserahkan ke BKSDA.
Sejumlah warga melihat bekas lokasi tumbuhnya pohon pepaya yang berada tepat di tengah-tengah Pasar Prambanan, Jumat (25/7/2014). Sewaktu pasar belum dipugar, lokasi tumbuhnya pohon itu terdapat sebuah sumur. Warga setempat mengatakan konon di situ juga merupakan makam sesepuh wilayah. (Arif Wahyudi/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, SLEMAN-http://www.harianjogja.com/baca/2014/07/25/pohon-pepaya-ajaib-warga-sebut-pohon-pepaya-tiba-tiba-muncul-di-pasar-prambanan-522023">Keberadaan pohon pepaya yang tidak lazim di Pasar Prambanan, Dusun Randusari, Desa Randusari, Prambanan, Sleman diyakini warga karena area tersebut merupakan bekas pemakaman umum. Tepat di tengah-tengah pasar atau tempat tumbuhnya pohon pepaya itu merupakan lokasi yang menjadi makam Kiai Ramban, figur yang konon ceritanya dianggap sebagai cikal bakal wilayah sekitar pasar itu.
"Itu makam sesepuh, jadi kalau mau membongkar harus njawab dulu istilahnya," terang Seyono, 60, pedagang pasar asal Dusun Randusari, Desa Randusari, Prambanan, Sleman, Jumat (25/7/2014).
Dari informasi yang dihimpun Harianjogja.com, untuk menebang pohon tersebut diperlukan acara ritual untuk memperlancar tujuan. Pihak dari Kraton Ngayogyakarta dan sejumlah santri pondok pesantren yang disebut-sebut melakukan ritual. Adapun sisa ritual tersebut masih dapat terlihat lantaran terdapat sisa-sisa bunga tujuh warna saat warga mengerumuni pohon yang telah ambruk itu.
Suwito, 70, warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambanan Wetan, Klaten memperkuat bukti konon Pasar Prambanan adalah sebuah makam. Dia masih ingat ketika ikut menggarap proyek pembangunan pasar, 1980 silam.
"Jadi dulu memang makam kemudian dijadikan pasar," paparnya terpisah.
Menurut dia, kawasan itu konon sering menjadi sarana tolak bala warga yang sedang mengalami musibah ada anggota keluaga sedang sakit.
"Dulu kalau ada anak kecil sakit, dibawa keliling pasar kemudian beli jajanan untuk kenduren di sini. Setelah itu sembuh, warga mempercayainya," tandasnya.
Keberadaan pohon pepaya ini menarik perhatian warga dan pengendara jalan yang melintas area tersebut. Selang beberapa jam setelah pohon ditumbangkan pada Jumat (25/7/2014) dini hari, ratusan warga dari berbagai wilayah di Prambanan langsung mendatangi lokasi. Kabar ada pohon pepaya gaib di Pasar Prambanan rupanya sudah santer terdengar sepekan terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kera liar masuk rumah warga Sragen dan merusak perabot. Damkar evakuasi dalam 20 menit, langsung diserahkan ke BKSDA.
Ketahui cara mengecek apakah KTP digunakan untuk pinjol ilegal melalui SLIK OJK, tanda-tanda penyalahgunaan identitas, dan langkah penanganannya.
Argentina kembali memimpin ranking FIFA terbaru menjelang Piala Dunia 2026. Indonesia naik empat peringkat ke posisi 118 dunia setelah mengalahkan Oman.
Pemkab Gunungkidul puas dengan pelaksanaan program pembayaran 100% non-tunai di Tempat Pemungutan Retribusi Baron sehingga akan diperluas model pembayaran ini.
Lima smartphone baru diperkirakan meramaikan Juni 2026. Mulai dari Xiaomi 17T, OnePlus 15s, hingga iQoo Z11 dengan baterai jumbo 9.020 mAh.
China menjadi produsen pertanian terbesar dunia, diikuti Amerika Serikat dan Brasil. Indonesia belum masuk 10 besar, tetapi produksi beras terus meningkat.