Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Harian Jogja/Gigih M. Hanafi Sejumlah warga saat menunggu pelayanan dari pegawai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil beraktivitas dalam kantornya di kawasan Balaikota Jogja, Kamis (23/8). Sejumlah pegawai negeri sipil (pns) dari pusat maupun daerah diwajibkan hari ini (23/8) beraktivitas normal setelah libur dan cuti lebaran.
Harianjogja.com, SLEMAN-Sejumlah layanan pemerintahan di Kabupaten Sleman akan tetap dibuka meski pegawai negeri sipil (PNS) cuti bersama lebaran. Dengan begitu, selain menjalin silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, para pemudik juga bisa sekalian mengurus beberapa keperluan administratif.
Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Nakersos) misalnya, membuka posko khusus yang dimulai pada Sabtu (26/7/2014).
“Kartu kuning atau AK1 akan tetap kami layani. Barangkali ada yang dari luar balik ke Sleman untuk mengurusnya,” kata Kepala Sie Pengembangan dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Nakersos Sleman, Muhamad Umar Sukarno.
Setelah libur lebaran pada 28-29 Juli 2014, PNS akan lanjut cuti bersama tiga hari berikutnya. Meski diperkirakan tak banyak masyarakat yang datang, posko tersebut akan tetap dibuka hingga masa cuti bersama berakhir. Sebab terdapat petugas piket yang siap melayani masyarakat. Hal senada diungkapkan Supardi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sleman. Pihaknya telah membuat jadwal piket untuk layanan selama cuti bersama.
Terpisah, Kepala Bagian Humas Setda Sleman, Endah Sri Widiastuti mengatakan setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) pelayanan jelas akan tetap menyiagakan petugas piket bergilir selama cuti bersama. Hal tersebut demi antisipasi adanya pemudik yang ingin mengurus kebutuhan pencatatan sipil, kartu kuning, dan sebagainya. Tak hanya layanan di tingkat kabupaten, kantor-kantor kecamatan pun juga akan tetap memberikan layanan.
“Kecamatan juga harus piket. Ini untuk memberi kemudahan bagi pemudik yang butuh pelayanan,” kata Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.