Prediksi Rupiah 6 Juli 2026 Menguat ke Level Rp17.910 per Dolar AS
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Pelepasan balon raksasa di Pedukuhan Paingan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih di Makam Paingan, Senin (28/7/2014) pagi. (Switzy Sabandar/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Pelepasan balon raksasa dilakukan ratusan warga Pedukuhan Paingan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih di Makam Paingan, Senin (28/7/2014) pagi. Kegiatan ini dilakukan seusai melakukan Salat Idul Fitri dan sebelum warga melakukan ziarah di makam Paingan.
Balon yang terbuat dari plastik dan direkatkan dengan lilin ini memiliki tinggi 10 meter dengan garis tengah empat meter. Untuk menerbangkan, balon dipanasi dengan kain goni yang dibakar. Pembuatan balon udara ini memakan waktu tiga hari dengan biaya Rp300.000.
Dukuh Paingan maryadi mengatakan tradisi ini tlah dilakukan sejak 1998. Menurutnya balon yang dirilis ke udara sebagai simbol pemberian maaf kepada sesama. Kegiatan ini dilakukan ratusan warga dari pedukuhan yang melakukan salat Id di dua masjid, yakni Masjid Ar Rohman dan Al Furqon.
“Tradisi ini dilakukan untuk menarik minat anak muda di wilayah tempat tinggal kami,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Prabowo dan PM India Narendra Modi bertemu di Istana, bahas kerja sama strategis dari investasi hingga restorasi Prambanan.
Muhaimin dorong pemerintah buka akses global bagi industri kreatif, bukan sekadar program, demi ekosistem berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memborong enam penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026.
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.
Rupiah stagnan di Rp17.995 per dolar AS, berpotensi melemah dipicu sentimen global dan rilis notulen The Fed.