LEBARAN 2014 : Pedagang Libur Berjualan, Pasar Tradisional Sepi

Senin, 28 Juli 2014 17:42 WIB
LEBARAN 2014 : Pedagang Libur Berjualan, Pasar Tradisional Sepi

Harianjogja.com, SLEMAN-Aktivitas perekonomian di Sleman pada hari raya lebaran tampak sepi. Pasar tradisional, toko-toko, dan warung makan tutup dan meliburkan usahanya.

Harianjogja.com, sempat memantau kondisi di Pasar Condongcatur dan Pasar Sleman. Sejak pagi hari setelah salat Idul Fitri, tidak muncul tanda-tanda adanya pedagang yang akan membuka kiosnya. Gerbang dan pintu pasar pun tampak terkunci dan digembok.

Hampir seluruh toko dan warung makan juga tutup. Rumah makan cepat saji pun meliburkan usaha untuk 1-2 hari ke depan. Hanya beberapa warung bakso dan mi ayam serta pedagang bunga tabur saja yang masih terlihat tetap berjualan.

Baru menjelang tengah hari, Harianjogja.com menemukan seorang pedagang buah yang membuka kembali kiosnya di Pasar Sleman.

“Kalau pasar yang utama selalu libur dua hari. Dikunci juga. Tapi kalau pasar sayur dan buah ini bebas,” kata Bu Temu, pedagang buah-buahan di Pasar Sleman, ditemui Senin (28/7/2014) siang.

Bu Temu mengaku memang setiap tahun tetap berjualan saat lebaran. Hanya saja, kios baru bisa dia buka pada siang hari setelah semua anak dan cucu selesai bersilaturahmi dan berkumpul di rumahnya.

“Baru buka ini. Setelah semua selesai ya saya ke sini,” ucap perempuan berusia 60 tahun tersebut.

Meski hanya sendiri, Bu Temu tidak sedikitpun merasa takut. Dia yang telah 42 tahun berjualan di pasar itu mengaku sudah biasa dengan sepinya aktivitas di pasar setiap lebaran. Dia bahkan yakin dagangannya akan laku.

“Lebaran begini orang-orang pada banyak uang, jadi saya tetap buka,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online