Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Pemudik tiba di tempat kedatangan penumpang Terminal Tirtonadi, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2014). Meskipun Sabtu ini merupakan puncak arus mudik Lebaran 2014, namun tidak ada penumpukan antrean bus pemudik. Petugas UPTD Terminal Tirtonadi mengungkapkan selain kondisi terminal yang lebih luas, hal tersebut dikarenakan imbas dari rusaknya Jembatan Comal, Pemalang yang membuat sebagian besar angkutan Lebaran 2014 melintasi jalur selatan Pulau Jawa. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, BANTUL—Arus balik Lebaran diprediksi akan meningkat, Sabtu (2/8/2014) hari ini menyusul makin bertambahnya volume kendaraan luar daerah yang melintas Bantul sejak Jumat (1/8/2014).
Kepolisian Resor Bantul masih mengoptimalkan pola pengamanan di sepanjang arus balik lalu lintas pemudik Lebaran mulai dari Piyungan-Ketandan-Ringroad Selatan-Jalan Wates dan jalur selatan DIY Srandakan.
"Kami tidak mengubah pola pengamanan arus balik di jalur kendaraan umum pemudik yang akan balik kembali ke sejumlah daerah perantauan. Personel di tiap posko tetap kami pertahankan sampai benar-benar arus Lebaran ini tuntas," ujar Kapolres Bantul AKBP Surawan di sela-sela koordinasi pengamanan arus balik, Jumat (1/8/2014).
Menurut Kapolres, mulai Jumat hingga Sabtu malam diprediksi menjadi puncak arus balik pemudik ke sejumlah kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya.
Prediksi tersebut mengingat sudah banyak perusahaan di Jakarta dan sekitarnya memberlakukan masuk kerja hari pertama pada Senin (4/8/2014) mendatang.
Padatnya arus balik Lebaran sudah diantisipasi dengan pengalihan jalur agar tidak bertumpuk di jalur Jalan Wates melainkan juga jalur selatan DIY melalui Srandakan-Toyan, Kulonprogo dan menembus Jalur Daendels-Purworejo. Jalur alternatif selatan DIY ini volume arus kendaraan melintas terpantau masih relatif rendah dibanding Jalur Wates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
HP bisa lebih awet dan tetap kencang jika dirawat dengan benar. Simak cara sederhana menjaga baterai, performa, dan keamanan smartphone.
Harga cabai rawit merah masih tertinggi di pasar eceran nasional mencapai Rp62.100 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru menurut PIHPS Bank Indonesi
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.