Kemenhan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Latsarmil SPPI
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
JIBI/Solopos/Septian Ade Mahendra Warga mengambil jatah beras untuk rakyat miskin daerah (raskinda) di Kantor Kelurahan Jebres Solo, Kamis (17/4). Di Kelurahan Jebres tersedia 1541 karung raskin dengan harga Rp24.000 untuk 15 kg.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) di Kulonprogo khawatir tidak memenuhi target jumlah beras yang disetor ke Bulog Divre Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk program beras daerah (rasda).
Hal ini disebabkan, jumlah beras yang disetor dari gapoktan ke Bulog Divre pada musim tanam pertama (MT I) hanya berkisar 1.300 ton. Program rasda adalah program penyaluran beras untuk warga miskin.
Sementara dalam nota kesepahaman yang dibuat pada awal tahun antara Bulog Divre DIY, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo, dan tujuh gapoktan menyebutkan sampai dengan akhir 2014 akan menyuplai beras sebanyak 3.600 ton.
Ketua Gapoktan Panca Manunggal Sogan Margiono mengungkapkan suplai beras ke Bulog Divre DIY sudah dilakukan pada MT I sekitar 370 ton. Diakuinya jumlah tersebut relatif mendekati jumlah yang disepakati dalam nota kesepahaman, yakni 400 ton per tahun.
Namun ia tidak terlalu yakin suplai beras pada MT II dapat menutup kekurangan, mengingat serangan hama dan cuaca yang berakibat pada penurunan produksi padi hingga 40%.
“Biasanya gapoktan juga mengambil beras dari kelompok tani yang berada di sekitarnya, untuk menutupi kekurangan,” jelasnya, Jumat (1/8/2014).
Dipaparkannya, selain persoalan penurunan produksi, gapoktan juga terkendala dalam pengeringan gabah karena hanya mengandalkan sinar matahari. “Jadi kalau hujan terus ya petani repot,” imbuh dia.
Saat dimintai konfirmasi, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulonprogo Bambang Tri Budi Harsono mengatakan masih akan membahas persoalan tersebut kepada Bulog Divre DIY dan gapoktan yang menandatangani nota kesepahaman.
Ia membenarkan jika suplai beras selama MT I baru mencapai 1.300 ton. “Tapi kami usahakan akan memenuhi target sebelum Oktober,” tegasnya. Bambang Tri enggan berspekulasi tentang kemungkinan suplai rasda tidak memenuhi target.
Dalam perjanjian kesanggupan pengadaan beras miskin antara gapoktan dengan Bulog Divre DIY, yang disaksikan Bupati Kulonprogo beberapa waktu lalu disebut kesanggupan tiap gapoktan berbeda-beda.
Gapoktan Panca Manunggal dari Sogan Wates misalnya menyuplai beras 400.000 kilogram per tahun, sementara Gapoktan Makmur Sejahtera dari Kalisoka Tuksono Sentolo memberikan 1.200 ton per tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Kemenangan Ai Ogura di MotoGP Belanda 2026 menyisakan empat pembalap yang masih menanti kemenangan perdana di kelas premier MotoGP.
8 fakta dramatis Brasil vs Norwegia: gol dianulir, penalti gagal, Haaland 2 gol, dan Brasil tersingkir di 16 besar sejak 1990. Norwegia ke perempat final!
Hyundai Ioniq 5 menjadi mobil listrik non-Tesla terlaris di Amerika Serikat pada semester pertama 2026 dengan penjualan mencapai 20.730 unit.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini Senin 6 Juli 2026 terpantau stabil. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Atlético Madrid rekrut kiper sensasi Piala Dunia 2026, Vozinha, dengan nilai transfer Rp211 miliar. Kiper Tanjung Verde ini dikontrak hingga 2029.