Libur Lebaran Dongkrak Penjualan Kuliner di Jogja

Minggu, 03 Agustus 2014 05:30 WIB
Libur Lebaran Dongkrak Penjualan Kuliner di Jogja

Harianjogja.com, JOGJA- Rejeki libur lebaran tidak hanya milik pengusaha konveksi. Para penjaja kuliner di Pasar Beringharjo maupun Malioboro mengalami kenaikan omzet hingga 50%.

Sunarti, salah seorang penjual soto di kawasan kuliner Pasar Beringharjo mengatakan, selama musim libur lebaran terjadi kenaikan omzet hingga 50%. Jika pada hari-hari biasa, nilai transaksi yang masuk berkisar Rp1 juta selama libur lebaran ini rata-rata perhari pemasukannya mencapai Rp2 juta.

Meskipun musim liburan, pihaknya tidak menaikkan harga perporsi. Begitu pula porsi yang ditawarkan tidak dikurangi. Padahal, harga sembako dan kebutuhan dapur naik. "Yang penting ramai. Kalau ramai ada untungnya. Selama tiga hari ini pemasukannya lumayan. Rp2 juta perhari, belum dipotong gaji karyawan dan belanja," ujar Sunarti, Jumat (1/8/2014).

Ia menjelaskan, satu porsi soto ayam kampung dihargai Rp8.000. Begitu juga dengan satu porsi soto babat dan daging sapi. Sementara, untuk nasi telur dijual Rp10.000. "Kalau nasi ayam kampung Rp25.000, pakai sayap ayam kampung Rp16.000. Harga tetap dan porsi sama," tandasnya.

Meski begitu, dia berharap harga daging kembali normal. Pasalnya saat ini harga daging ayam kampung dijual Rp125.000 perekor, daging sapi Rp100.000 perkg dan babat Rp43.000 perkg. "Ayam kampungnya sangat mahal. Beli Rp500.000 cuma dapat empat ekor. Mudah-mudahan harganya cepat turun," harap Sunarti.

Selain di kawasan kuliner Pasar Beringharjo, penjual makanan lesahan di Malioboro juga banjir rejeki. Setiawan, misalnya, penjual kuliner lesehan itu mengatakan, omzet setiap lebaran meningkat tiga kali lipat dibanding hari-hari biasa. "Kebanyakan yang beli wisatawan. Kondisi seperti ini biasanya terjadi hingga tujuh hari," katanya.

Disinggung soal harga, Setiawan mengatakan, untuk harga jualnya masih terjangkau oleh pembeli. "Sebagai transparansi kepada konsumen, kami menempel setiap harga di papan agar pembeli bisa menghitung sendiri biayanya," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online