Apa Alasan Dewan Coret Stadion Maguwoharjo dari APBD-P 2014?

Rima Sekarani
Rima Sekarani Rabu, 06 Agustus 2014 10:20 WIB
Apa Alasan Dewan Coret Stadion Maguwoharjo dari APBD-P 2014?

Harianjogja.com, SLEMAN-Tarik ulur terus terjadi dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2014. Salah satunya terkait pengambilalihan tanah kas desa yang digunakan untuk Stadion Maguwoharjo. Sementara ini dewan mengambil keputusan untuk mencoret dan mengalihkan ke bidang pendidikan dan kesehatan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana mengambil alih tanah kas desa tempat Stadion Maguwoharjo berdiri menjadi aset daerah. Rencana tersebut menelan anggaran hingga Rp 48 miliar. Angka itu dinilai terlalu besar.

"Dana Rp 48 miliar itu dialokasikan saja untuk rumah sakit, jaminan pendidikan, insentif guru honorer," ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman, Rohman Agus Sukamta, Selasa (5/8/2014).

Agus pun menganggap rencana pengambilalihan tanah dari Pemkab Sleman belum matang.

"Pemkab sebaiknya berkomunikasi dulu dengan pemerintah provinsi, tapi ini belum dilakukan," paparnya kemudian.

Kendati begitu, Pemkab Sleman masih mencoba berkompromi dengan dewan agar anggaran untuk mengambilalih tanah Stadion Maguwoharjo diloloskan dalam APBD-P 2014.

“Ini kan masih proses. Masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sunartono, ditemui di ruang kerjanya, Selasa siang (5/8/2014).

Pengambilalihan tanah kas desa menjadi aset daerah menjadi salah satu prioritas anggaran dalam jangka panjang. Sunartono menilai banyak bantuan pembangunan dari pemerintah pusat yang selama ini terganjal status tanah. Oleh karena itu, kejelasan status tanah dinilai penting agar dapat mengamankan aset milik pemerintah serta mampu mengakses bantuan pemerintah pusat.

Meski demikian, Sunartono mengatakan pihaknya tetap mengikuti segala mekanisme pembahasan APBD-P 2014. Setelah pandangan umum fraksi DPRD Sleman pada Senin (4/8/2014) malam, tahapan yang berlangsung saat ini adalah menunggu jawaban bupati. Ditanya soal rencana lain apabila anggaran untuk Stadion Maguwoharjo tidak lolos, Sunartono masih enggan menjawab.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online