Ini Langkah BPBD Bantul untuk Antisipasi Pohon Tumbang karena Angin Kencang

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Kamis, 07 Agustus 2014 01:15 WIB
Ini Langkah BPBD Bantul untuk Antisipasi Pohon Tumbang karena Angin Kencang

JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Petugas DKP Solo menebang pohon asam belanda di Jl. Veteran, Solo, Selasa (11/3). Pohon yang mati tersebut ditebang karena bisa membahayakan pengguna jalan.

Harianjogja.com, BANTUL- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan memangkas ranting pohon perindang di sejumlah wilayah setempat untuk mengantisipasi tumbang apabila diterjang angin kencang.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bantul untuk mengurangi ranting dan sekaligus merapikan dahan-dahan pohon perindang, ini sebagai antisipasi kami mencegah pohon tumbang," kata Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, Selasa (5/8/2014).

Menurut dia, memasuki puncak musim kemarau saat ini sangat berpotensi terjadi angin kencang, bahkan pada hari Selasa siang dilaporkan telah terjadi pohon tumbang di wilayah Desa Tirtonirmolo, Kasihan karena diterjang angin kencang.

Oleh sebab itu, kata dia perlu ada antisipasi untuk mengurangi ranting pohon perindang, terutama yang terdapat di tepi jalan maupun sekitar permukiman penduduk, agar tidak membahayakan korban jiwa maupun kerugian materiil akibat tertimpa pohon.

"Sementara ini kami imbau masyarakat mewaspadainya jika melewati Jalan Jenderal Sudirman Bantul karena banyak pohon perindang di sana, dan potensi bahaya pohon tumbang akibat angin kencang juga ada di wilayah Kasihan, Sewon, Pleret, dan Piyungan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis