SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Harianjogja.com, BANTUL - Beberapa anggota DPRD Bantul yang hari ini habis masa jabatannya belum mengembalikan barang pinjaman pemerintah. Tercatat, ada empat mobil dan enam unit laptop belum kembali ke sekretaris dewan (dekwan) dari delapan tangan anggota dewan.
Subbidang aset dan rumah tangga Sekretariat DPRD Bantul Kamdani membenarkan dari 45 anggota dewan belum seluruhnya mengembalikan aset pinjaman pemerintah. Pihaknya sudah mengingatkan melalui surat tertulis penarikan inventaris aset nomor 024/244. Namun pada batas waktu yang ditentukan 8 Agustus lalu masih ada yang belum mengembalikan.
"Tapi sampai siang ini tercatat masih ada enam laptop yang belum kembali. Mobilnya ada empat yang juga belum kami teriman" ujar Kamdani ditemui Harianjogja.com diruang kerjanya, Selasa (12/8/2014).
Sampai pukul 14.00 wib kemarin (12/8/2014), empat mobil avanza belum kembali dari tangan empat anggota dewan yakni Edi Prabowo dari Fraksi Demokrat, Sarinto Fraksi Amanat Nasional, dan dua dari Fraksi Karya Bangsa Aslam Ridlo dan Agung Wisda. Adapun enam laptop yang masih dikuasai dewan bernama Ari Dewanto Fraksi Demokrat, Slamet Bagyo dan Agus Subagyo Partai Golkar. Dua dewan juga belum mengembalikan yakni Agus Salim dan Aslam Ridlo (Fraksi Karya Bangsa).
Sekwan mencatat dari 45 laptop yang dipinjamkan seluruh anggota DPRD Bantul sebagai fasilitas penunjang kerja ada satu laptop yang dipastikan keberadaannya sudah hilang. Tercatat di data sekwan, laptop yang hilang tersebut semula digunakan Maslahah dari Fraksi PPP. Kamdani menambahkan sebenarnya jauh sebelum diberikan surat penarikan aset, hilangnya laptop dewan ini sudah terendus dari tidak lengkapnya laptop yang harus dikumpulkan untuk keperluan pemeriksaan periodik. Namun satu laptop yang dibawa anggota dewan tidak bisa dihadirkan karena keberadaannya tidak jelas.
Dihubungi mengenai hal ini, Agus Salim mengatakan pengembalian laptop baru akan dilakukan bertepatan dengan pelantikan sumpah dan janji dewan baru Rabu (12/8/2014). Agus mengaku tidak ada maksud lain dari belum dikembalikan selain karena masih dalam proses pemindahan data-data didalamnya. Lain halnya alasan dikemukakan Aslam Ridlo yang belum mengembalikan mobil avanza dan laptop. Politisi PKB ini beralasan masih memiliki hak sehari terakhir sebelum masa jabatan dewan habis.
"Besok kami kembalikan bertepatan masa bakti saya habis. Sekarang kan belum habis masa baktinya," katanya. Senada, Agung Wisda juga akan mengembalikan mobil setelah serah terima jabatan lama ke baru.
Dari data aset yang ada di sekwan, terdapat 45 laptop dan 15 unit kendaraan berbagai jenis sebagai operasional dewan. 15 mobil tersebut empat unit diperuntukkan pimpinan dewan, delapan unit untuk empat ketua komisi dan empak wakil ketua komisi, dua unit untuk badan legislatif (baleg) dan satu unit operasional dipegang Ketua Badan Kehormatan (BK). (Endro Guntoro).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.