Nama AHWA Muktamar ke-35 NU Terpilih, Siapa Saja?
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintahan bersih dan tata tata kelola pemerintahan yang baik dapat diwujudkan apabila tercipta sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Hal itu diungkapkan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.
"Sinergi itu dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang dilandasi profesionalisme, transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan," katanya di Yogyakarta, Kamis (21/8/2014).
Pada "Evaluasi Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah DIY Melalui Prinsip Good Governance", ia mengatakan semangat reformasi yang digulirkan telah mewarnai pendayagunaan aparatur negara selama ini.
"Hal itu untuk mewujudkan administrasi negara yang mampu mendukung kelancaran dan keterpaduan pelaksanaan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan negara dan pembangunan dengan mempraktikkan prinsip-prinsip 'good governance'," katanya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan perbaikan "governance" dan sistem manajemen merupakan agenda penting dalam reformasi pemerintahan yang sedang dijalankan pemerintah.
Sistem manajemen pemerintahan yang berfokus pada peningkatan akuntabilitas sekaligus peningkatan kinerja itu berorientasi pada hasil dikenal sebagai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
"Sistem itu diimplementasikan secara 'self assesment' oleh masing-masing instansi pemerintah secara mandiri merencanakan, melaksanakan, mengukur, dan memantau kinerja serta mendapatkannya kepada instansi yang lebih tinggi," katanya.
Menurut dia, untuk mengetahui sejauh mana instansi pemerintah melaksanakan dan memperlihatkan kinerjanya sekaligus untuk mendorong adanya peningkatan kinerja instansi pemerintah, maka dilakukan evaluasi.
Evaluasi dilakukan untuk mendapatkan suatu peningkatan atas hasil evaluasi akuntabilitas kinerja tersebut.
"Peningkatan itu diharapkan dapat mendorong instansi pemerintah di pusat dan daerah untuk secara konsisten meningkatkan akuntabilitas kinerjanya dan mewujudkan capaian kinerja organisasinya sesuai yang diamanatkan dalam RPJM nasional dan daerah," katanya. (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
Riset World Giving Report 2026 mengungkap Rumania menjadi salah satu negara paling dermawan di Uni Eropa. Simak temuan CAF soal donasi masyarakat Eropa.
Fenomena lava fountain di Gunung Anak Krakatau muncul akibat tekanan gas tinggi dalam magma. Simak penjelasan ilmiah, proses terbentuk, dan dampaknya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengerahkan tim Dokter Spesialis Keliling (Speling) ke Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta
Richard Hughes resmi mundur dari jabatan direktur olahraga Liverpool dan akan bergabung dengan Al-Hilal. Simak jejak kontribusinya di Anfield.
Kamera ETLE mampu merekam berbagai pelanggaran lalu lintas secara otomatis. Simak 12 pelanggaran yang bisa terekam hingga risiko STNK diblokir jika tilang diaba