NORMALISASI BBM BERSUBSIDI : Antrean BBM Sudah Normal

Minggu, 31 Agustus 2014 02:15 WIB
NORMALISASI BBM BERSUBSIDI : Antrean BBM Sudah Normal

Petugas melakukan pengisian bahan bakar minyak di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jawa Barat, Sabtu (8/2/2014). Pemerintah tetap akan menerapkan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi nontunai untuk mengendalikan konsumsi dan menekan pengeluaran subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)

Harianjogja.com, BANTUL-Pascapemberlakukan normalisasi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, antrean pembelian  di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di DIY berangsur normal. Antrean panjang kendaraan hingga memadati badan jalan raya tidak lagi ditemukan. Kendati masih banyak kendaraan mengantre membeli bahan bakar, namun panjang antrean masih berada di area SPBU.

Di SPBU Singosaren, Banguntapan Bantul misalnya, terlihat hanya ada lima kendaraan yang mengantre membeli premium. Fanto, 30, salah seorang pembeli bensin menuturkan, ia hanya butuh waktu tidak sampai lima menit untuk mendapatkan BBM.

“Kalau sebelumnya satu jam lebih,” ungkap Fanto.

Sementara di tingkat pengecer, mulai banyak premium yang dijual di pinggir jalan. Hanya harga yang ditawarkan masih cukup tinggi seharga Rp9.000 per liter. Adapun harga normal di tingkat pengecer hanya Rp7.000 per liter.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online