Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
Harianjogja.com, SLEMAN-Setiap anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) diminta tak malas belajar dan meningkatkan kompetensi diri. Abdi masyarakat diharapkan selalu bisa memberikan layanan prima dan profesional.
"Korpri tidak hanya jadi jargon atau slogan belaka, tapi harus diwujudkan secara nyata," kata Ketua Dewan Pengurus Korpri Sleman, Sunartono, Minggu (31/8/2014).
Menurut dia, profesional dapat dicapai dan dipertahankan jika setiap anggota mau bekerja keras dan tekun. Korpri Sleman harus terus mengembangkan kegiatan pelatihan guna mendukung peningkatan kapasitas organisasi.
"Dengan begitu semangat pengabdian dan profesionalisme akan jadi dasar untuk mewujudkan reformasi birokrasi," jelas Sunartono. Namun, dia juga menyadari semua itu butuh waktu dan tidak bisa instan.
Sementara itu, produktivitas kerja dinilai akan meningkat jika anggota mendapat kesejahteraannya. Salah satu langkahnya adalah akan dilanjutkannya pembangunan perumahan PNS Griya Wahana Praja di Catur Binangun, Widodomartani, Ngemplak.
Selain itu dikembangkan pula usaha dengan pihak ketiga guna mendapat layanan potongan harga, diantaranya dengan hotel, rumah makan, dan pusat pijat refleksi. Diharapkan dengan fasilitas tersebut, setiap unit Korpri di Sleman mempunyai program yang bisa dikembangkan di masing-masing sub unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas dunia diprediksi menembus US$4.943 per troy ounce dan mendorong harga logam mulia domestik menuju Rp2,9 juta per gram.
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Proyek pembangunan Jembatan Kewek Jogja mulai memasuki tahap persiapan teknis. Pembongkaran jembatan lama dijadwalkan bulan depan.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.