Perumahan di Jogja Diarahkan Vertikal karena Lahan Terbatas

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Selasa, 02 September 2014 00:20 WIB
Perumahan di Jogja Diarahkan Vertikal karena Lahan Terbatas

Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja terus melakukan kajian pengembangan konsep pertumbuhan kota, salah satunya mengarahkan perumahan agar tumbuh vertikal.

"Wilayah Kota Jogja tidak terlalu luas, sehingga diperlukan konsep pertumbuhan kota yang tepat, salah satunya mengarahkan perumahan agar tumbuh vertikal," kata Walikota Jogja, Haryadi Suyuti, Minggu (31/8/2014).

Menurut dia, pemerintah akan segera menyampaikan konsep pengembangan permukiman dan perumahan secara vertikal tersebut kepada pihak pengembang perumahan.

"Perumahan diharapkan tumbuh vertikal. Bisa saja, di Kota Jogja sudah tidak diperbolehkan lagi membangun perumahan horisontal, tetapi harus vertikal seperti rumah susun atau apartemen," katanya.

Rumah susun itu, menurut dia harus mampu menampung masyarakat berpenghasilan rendah, minimal 20% dari total rumah yang ada di rumah susun tersebut.

"Kami siap dengan regulasi pembangunan rumah susun atau apartemen. Misalnya dengan peraturan wali kota untuk melengkapi undang-undang yang sudah ada," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis