Apa Pertimbangan Pemkot Jogja dalam Menentukan Konsep Pertumbuhan Kota?

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Selasa, 02 September 2014 01:19 WIB
Apa Pertimbangan Pemkot Jogja dalam Menentukan Konsep Pertumbuhan Kota?

JIBI/Solopos/Septian Ade Mahendra Suasana pembangunan gedung bertingkat di sekitar Jl. Slamet Riyadi, Kleco, Solo, Senin (10/3). Kota Solo masuk 10 besar kota di Indonesia dengan pertumbuhan gedung pencakar langit paling pesat.

Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja sedang melakukan kajian daya dukung lingkungan yang diharapkan dapat diselesaikan pada 2015. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar penentuan konsep yang tepat untuk pertumbuhan Kota Jogja.

Walikota Jogja, Haryadi Suyuti, mengatakan berdasarkan kajian tersebut akan diketahui jenis investasi yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi Kota Jogja.

"Jika sudah masuk dalam daftar investasi negatif, maka akan dilakukan rasionalisasi," kata Haryadi, Minggu (31/8/2014).

Sejak akhir 2013, Pemerintah Kota Jogja sudah menerbitkan Peraturan Walikota Jogja Nomor 77 Tahun 2013 tentang Pengendalian Pembangunan Hotel.

Pemerintah Kota Jogja tidak akan menerbitkan izin pembangunan hotel baru hingga akhir 2016. "Moratorium pembangunan hotel juga masuk dalam kajian ini. Jika jumlah hotel dirasa sudah cukup, maka pemberian izin akan diberlakukan permanen," katanya.

Selain penataan permukiman, Haryadi menyebut, pertumbuhan kota juga harus mempertimbangkan sisi transportasi khususnya transportasi massal.

"Pembangunan transportasi massal yang baik adalah bagian penting dalam pertumbuhan kota sehingga masyarakat akan lebih tertarik menggunakan angkutan massal dibanding kendaraan pribadi," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis