Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Ilustrasi perceraian (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Di Kulonprogo, perempuan yang menggugat cerai lebih banyak ketimbang laki-laki yang menjatuhkan talak. Kondisi ekonomi istri yang lebih mapan dibandingkan dengan suami disinyalir menjadi penyebab.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kulonprogo Edhi Gunawan mengatakan angka perceraian yang didominasi perempuan yang mengajukan gugatan tidak bisa dilepaskan dari kondisi sosial ekonomi perempuan sekarang.
Sebagian besar perceraian terjadi karena persoalan ekonomi, yakni suami yang tidak memiliki pekerjaan sementara sang istri memiliki penghasilan.
“Ada kemungkinan mereka [perempuan] yang lebih mandiri dalam situasi semacam itu memilih untuk bercerai dan melayangkan gugatan ke pengadilan agama,” ujarnya, Minggu (7/9/2014).
Menurut dia, persoalan ekonomi dapat merembet ke persoalan lain, seperti tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Laki-laki yang tidak memiliki pekerjaan menjadi minder saat berhadapan dengan istri yang memiliki penghasilan. Sebagai pelampiasan, mereka akhirnya berlaku keras terhadap sang istri yang berujung pada KDRT.
Wakil Panitera Kantor PA Wates Eddy Purwanto mengatakan kebanyakan perceraian terjadi karena alasan persoalan ekonomi, perselingkuhan, tidak ada tanggung jawab sampai tidak adanya keharmonisan.
“Jika dirangkum permasalahan tersebut masuk ke dua kategori besar, yakni masalah ekonomi dan orang ketiga,” ujarnya.
Berikut data kasus perceraian di Kulonprogo
Tahun Gugat Talak Total
2012 453 199 652
2013 385 217 602
2014* 266 113 379 (Sampai Juli 2014)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
Marc Klok membidik kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di GBLA.
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.
Persija menang 1-0 atas Borneo FC. Shin Tae-yong menyebut Macan Kemayoran baru menunjukkan 50 persen kemampuan terbaiknya.
Top Ten News Harianjogja.com Minggu 6 September 2026 merangkum kabar kebakaran DIY, erupsi Anak Krakatau, ekonomi, budaya, hingga olahraga.