Menhaj: Presiden Prabowo Tak Akan Campur Tangan di Muktamar NU
Menhaj Irfan Yusuf menegaskan Presiden Prabowo tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU Ke-35 dan membantah isu poros Istana.
Ilustrasi bayi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, BANTUL- Hanya selang sehari penemuan orok bayi perempuan di kolam lele milik warga Kalibayem, Desa Ngestiharjo Kecamatan Kasihan, orok bayi kembali ditemukan di lokasi anak Sungai Opak Dusun Kiyaran, Desa Sumberagung, Kecamatan Jetis, Bantul, Jumat (12/9/2014).
Hari kedua penemuan orok bayi di Bantul diketahui pertama kali oleh dua bocah bernama Arya, 10 dan Dimas, 11, warga setempat yang sedang bermain-main air.
Semula, kedua bocah SD ini mengira benda aneh mengapung dalam kondisi tengurap tersebut adalah boneka, tetapi ternyata bayi malang yang kondisinya sudah membusuk dan mengapung di sela-sela tanaman eceng gondok.
"Posisinya tengkurap. Awalnya saya kira boneka. Banyak dihinggapi lalat. Ternyata itu bayi," ujar Dimas kepada sejumlah wartawan di lokasi penemuan, Jumat (12/9/2014).
Awalnya, kedua bocah ini tidak berani memastikan sendiri penemuan benda aneh tersebut. Keduanya melaporkan ke warga yang langsung diteruskan ke petugas Polsek Jetis. Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi penemuan dengan menggandeng beberapa petugas Puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan.
Dari pemeriksaan petugas puskesmas dan kepolisian Jetis yang disaksikan warga memadati lokasi, orok bayi malang laki-laki diperkirakan sudah meninggal sekitar tiga hari lalu.
Pihak kepolisian belum bisa memastikan siapa pelaku pembuangan orok bayi. Kapolsek Jetis AKP Sumadi ditemui wartawan belum bisa memastikan pelaku pembuangan bayi.
Diduga kuat bayi tersebut dibuang orang yang tidak bertanggungjawab atas kehamilan. Oleh Kapolsek, bayi langsung diserahkan ke tokoh masyarakat setempat untuk dimakamkan di pemakaman setempat.
Sementara itu sehari sebelumnya, kepolisian juga mendapatkan laporan penemuan orok bayi jenis kelamin perempuan mengapung di kolam lele milik warga Budiyanto di Dusun Kalibayem, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan.
Orok bayi masih lengkap dengan tali pusar ini ditemukan pemilik kolam. Bayi malang perempuan diketahui memiliki panjang 40 cm itu langsung dilaporkan Polsek Kasihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menhaj Irfan Yusuf menegaskan Presiden Prabowo tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU Ke-35 dan membantah isu poros Istana.
Sebanyak 162 ijazah lulusan SMK Wijaya Kusuma Solo masih tertahan akibat tunggakan SPP Rp336 juta. Sekolah memberi diskon hingga 40 persen.
Presiden Prabowo meluncurkan Program Mandatori B50 yang ditargetkan menghemat devisa hingga Rp170 triliun dan memperkuat ketahanan energi.
Fenomena embun upas kembali muncul di Dieng dengan suhu mencapai minus 6 derajat Celsius, memicu lonjakan kunjungan wisatawan saat libur sekolah.
Nama Kepala Diskominfo Kulonprogo Bambang Sutrisna dicatut pelaku melalui WhatsApp. ASN dan masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan.
Bangkai pesawat kargo Boeing 737-400 yang hilang di Laut Arab ditemukan setelah operasi pencarian 12 jam. Pencarian lima awak masih berlanjut.