Warga Kulonprogo Borong Tabung Gas Melon Bekas

Senin, 15 September 2014 01:20 WIB
Warga Kulonprogo Borong Tabung Gas Melon Bekas

JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha Pemilik pangkalan elpiji menata tabung 3kg kosong di pangkalan elpiji Sejahtera Jaya Mandiri, Nusukan, Solo, Rabu (12/2). Pertamina menggelontor extra droppng elpiji 3kg pada Rabu (12/2) sebanyak 6.160 tabung untuk wilayah Solo. Hal itu menyusul meningkatnya permintaan masyarakat yang menyebabkan kekosongan elpiji bersubsidi di pangkalan dan pengencer

Harianjogja.com, KULONPROGO– Warga melakukan aksi borong tabung gas elpiji bekas ukuran tiga kilogram. Aksi tersebut menyusul kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 kilogram.

Ridho, 38, salah satu pedagang tabung gas bekas di Pasar Wage Wates mengatakan, sudah sejak pekan lalu tabung bekas ukuran tiga kilogram banyak dicari pembeli.

“Saya kebetulan tiap lima hari sekali ke pasar untuk jual tabung bekas. Biasanya rata-rata laku sepuluh tabung. Tetapi baru kali ini mulai banyak yang mencari tabung gas bekas,” ujar Ridho saat ditemui, Sabtu (13/9/2014).

Dia mengatakan, untuk satu tabung gas elpiji melon bekas dihargai Rp110.000. Kenaikan permintaan tabung bekas mencapai lebih dari 15 tabung.

Ridho menambahkan, banyak konsumen yang memburu tabung bekas untuk dijadikan sebagai cadangan maupun pengganti tabung ukuran 12 kilogram.

Lebih lanjut Ridho mengungkapkan, selama ini untuk menjual sepuluh tabung gas, dia harus menunggu pembeli hingga enam jam. Baru kali itu, kata dia, lebih dari sepuluh tabung gas laku hanya dalam waktu satu jam saja.

“Saya baru buka lapak langsung ada yang beli. Tabung-tabung gas bekas ini saya beli dari salah satu agen yang ada di Jogja. Dari sana saya beli seharga Rp104.000 per tabung,” jelas Ridho.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online