KNPI Inventarisasi Tempat Wisata Berbasis Desa

Senin, 15 September 2014 14:20 WIB
KNPI Inventarisasi Tempat Wisata Berbasis Desa

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO OUTBOND TUNA NETRA -- Siswa SLB A Yaketunis Yogyakarta berjalan pada titian tali, ban dan bambu saat harus menyebrangi kolam rintangan dalam sebuah acara outbond untuk penyandang tuna netra di Desa wisata Kali Buntung, Dusun Tangkil, Srihardono, undong, Bantuul, Sabtu (14/1). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran pengenalan alam dan linkungan dalam mata pelajaran orientasi mobilitas dengan tujuan agar para siswa tuna netra ini memiliki rasa percaya diri dan berani untuk m

Harianjogja.com, BANTUL - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bantul membantu upaya pemerintah melakukan kajian pendataan dan pengembangan kawasan pariwisata berbasis desa. Langkah itu dilakukan sebagai pelaksanaan program Bidang Olah Raga Seni dan Budaya

Koordinator Tim Kerja KNPI Bantul Tedi Khusaeri mengatakan, kajian wisata berbasis desa dilakukan tahap pertama untuk tujuh desa di tujuh kecamatan meliputi kecamatan Piyungan, Dlingo, Sewon, Jetis, Sanden, Kasihan dan Pajangan.

"Tahap pendataan ini mencakup nilai  potensi pariwisata yang ada di tujuh desa tujuh kecamatan, baik yang sudah dikelola masyarakat atau pemerintah, maupun yg belum terkelola dengan baik," ujar Tedi kepada Harianjogja.com di Piyungan, Minggu (14/9/2014).

Menurut Tedi, pelaksanaan kegiatan pendataan ini membutuhkan warga hampir dua pekan mulai 1 September lalu. Saat ini tengah dilakukan penyusunan untuk dilaporkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bantul untuk dipresentasikan langsung ke Pemkab Bantul.

Dari beberapa tempat ditemukan, lanjut Tedi, potensi pariwisata didata dalam beragam kondisi. Ada yang sudah mendapat perhatian perawatan masyarakat atau pemerintah, maupun yang belum tersentuh perawatan. KNPI menilai perlu kebijakan lebih dari pemerintah untuk pengembangan dan perawatan tempat sejarah dan budaya. Saat ini pendokumentasian tempat potensi wisata berbasis desa  juga dilakukan untuk rencana penyusunan buku berisikan potensi wisata berbasis desa, baik wisata pesona alam, peninggalan sejarah dan tempat budaya.

Lebih lanjut, Tedi menambahkan selama ini memang banyak tempat di Bantul yang memiliki potensi pariwisata belum terdata. Namun sudah banyak diketahui oleh banyak komunitas pegiat kelestarian alam dan juga pegiat fotografi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online