PLN Siapkan PPA 30 Tahun untuk Serap Listrik Proyek PSEL
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Bisnis/Rachman PERKETAT PENYALURAN Pekerja menata tabung gas elpiji 3 kg di pangkalan elpiji Jalan Ahmad Yani Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/1). Khawatir terjadi peralihan konsumen elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg akibat kenaikan elpiji 12 kg, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperketat pengawasan perdagangan dan penyaluran elpiji 3 kg.
Harianjogja.com, JOGJA—Tingginya permintaan terhadap elpiji 3Kg membuat pangkalan membatasi penjualan. Termasuk tidak melayani konsumen yang membeli gas melon menggunakan mobil.
Zainal Arifin, pemilik pangkalan PT. La Patra Putra, menyatakan permintaan elpiji tiga kilogram dari pengecer mulai meningkat.
“Dua sampai tiga jam saja langsung habis. Ada juga yang mulai mau menukar tabung biru [12 kilogram] dengan tabung melon, tapi saya tidak mau,” ungkapnya, Senin (15/9/2014).
Zainal Arifin menjual Rp15.000 per tabung melon, dan Rp14.500 untuk harga grosir. Dalam dua hari sekali, ia mendapat kiriman 360
tabung.
“Saya hanya menjual kepada pelanggan. Kalau pembelinya menggunakan mobil, tidak saya kasih. Kalau pembeli bermotor atau bersepeda, dan saya mengenal ia pelanggan saya, baru saya akan menjualnya,” tutur dia.
Ia juga mengatakan, banyak pelanggan pengecer yang meminta tambahan jumlah jatah, kendati demikian, Zainal Arifin menolak menyanggupinya.
Di pangkalan elpiji tiga kilogram (kg) Adi Pratikno, Jl Veteran, Jogja, konsumen yang biasanya membeli elpiji 12 Kg beralih ke gas melon.
“Banyak juga yang sudah omong-omong mau menjual tabung biru mereka. Tapi tidak saya iyakan. Sekarang yang bermobil mewah
saja membeli elpiji tiga kilo,” ujar Dian, pemilik pangkalan, Senin (15/9/2014).
Dalam sehari, kiriman 150-200 tabung melon selalu habis. Sementara elpiji 12 Kg yang tadinya selalu dikirim 30-40 tabung dan habis setiap hari kini kurang laku. Elpiji 12 Kg hanya terjual 15 tabung, itu pun dalam waktu dua hari. Tak hanya itu, terjadi pula banyak perpindahan dari pengguna elpiji 12 Kg ke bright gas.
Di Sleman, beberapa pengecer gas mulai berpikir untuk menjual tabung elpiji 12 Kg dan menukarnya dengan tabung melon. Keuntungan penjualan elpiji 12 Kg dinilai semakin sedikit. Niken, pengecer gas di Pondok Kulon, Kalitirto, Berbah, mengatakan konsumen elpiji tiga kg lebih banyak.
“Besok kalau harganya semakin naik, saya berencana menukarkan tabung gas 12 kg dengan tabung gas kecil,” kata Niken, Senin
(15/9/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Harga pangan hari ini 3 Agustus 2026 mayoritas stabil. Cabai rawit merah, daging ayam, dan telur naik, sementara bawang dan cabai merah turun.
Indonesia menghadapi Vietnam pada Grup A Piala AFF 2026. Laga di Pakansari menjadi ujian sesungguhnya Garuda untuk mengunci tiket semifinal.
Sinergi KDMP dan Program MBG mulai memberi kepastian pasar hasil budi daya masyarakat melalui penyerapan SPPG, kata Menko Pangan Zulhas.
Harga CPO diproyeksikan tetap tinggi sepanjang 2026 didorong implementasi B50, ketatnya pasokan, dan dampak El Niño di Asia Tenggara.