Sehari Dua Kasus, Bayi Ditemukan di Kereta dan Selokan Solo
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Sejumlah warga penolak Bandara Kulonprogo melakukan aksi demo di salah satu ruas Jalan Daendels tepatnya di Dusun Sidorejo, Desa Glagah, Kecamatan Temon Kulonprogo, Selasa (16/9/2014). Tujuan aksi ini untuk menguatkan mental jelang kegiatan sosialisasi.
Sekitar pukul 11.30 WIB ratusan warga yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) berkumpul dengan membawa spanduk dan poster yang berisi penolakan pembangunan bandara di Temon.
Tokoh WTT yang terdiri dari ketua, humas, serta sesepuh WTT, secara bergantian berorasi di hadapan warga yang berasal dari segala usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia).
Mereka meneriakkan yel-yel tolak bandara serta menyanyikan lagu yang liriknya menolak pembangunan salah satu megaproyek di Kulonprogo tersebut.
Ketua WTT Purwinto menuturkan aksi ini dilakukan untuk menggugah kesadaran dan menguatkan mental warga dalam menghadapi sosialisasi pembangunan bandara di Temon.
Warga WTT yang didominasi warga dari Desa Palihan dan Glagah dijadwalkan hadir dalam sosialisasi yang diadakan pada Rabu (17/9/2014) dan Selasa (23/9/2014) sesuai dengan undangan yang mereka terima.
Diungkapkannya, isu yang berkembang di masyarakat tentang sosialisasi beragam dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.
“Banyak yang bilang sosialisasi sudah dipolitisasi, jadi dalam pengambilan undangan warga yang tidak tanda tangan daftar hadir sudah dianggap setuju dengan pembangunan bandara, hal-hal seperti ini yang membuat warga tertekan,” terangnya kepada wartawan.
Samiyati Sutontro, 63, warga Dusun Kragon II, Desa Palihan mengaku menolak pembangunan bandara di wilayah tempat tinggalnya karena ingin hidup aman dan nyaman. “Kalau nanti kami digusur karena bandara, anak cucu saya tidak bisa sekolah, kami mau tinggal di mana,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
FIFA resmi menolak banding Prancis terkait kartu kuning Michael Olise. Pemain sayap Les Bleus kini terancam absen di semifinal jika kembali menerima kartu.
Akupuntur berpotensi membantu mengurangi gejala gangguan cemas, memperbaiki tidur, dan meningkatkan relaksasi, namun tetap perlu dikombinasikan dengan terapi me
Akses air bersih Gunungkidul baru mencapai 90,93%. Pemkab memperkuat jaringan SPAM, sementara BPBD menyiapkan 1.150 tangki bantuan air.
Dokter menjelaskan bersin, batuk, dan gatal tak selalu dipicu cuaca. Kenali gejala alergi, pemicunya, serta pentingnya pemeriksaan medis.
Pentingnya tidur berkualitas bagi perempuan aktif. Ahli menjelaskan ritme sirkadian, melatonin, hingga sleep pressure.