Sehari Dua Kasus, Bayi Ditemukan di Kereta dan Selokan Solo
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Mujiyar, 58, mengairi lahan pertanian bawang merah yang ia garap dengan mesin penyedot air berbahan bakar premium yang dimodifikasi menggunakan gas elpiji di areal persawahan di Sanden, bantul, DI. Yogyakarta, Selasa (27/08/2014). Kesulitan mendapatkan BBM premium membuat para petani di daerah itu mencoba memodifikasi mesin penyedot air dengan gas elpiji 3 Kg, setiap harinya diperlukan dua liter premium untuk menghidupkan mesin pompa air, sementara dengan gas elpiji 3 Kg mam
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Bantul menyatakan musim kemarau saat ini membuat penyusutan debit air sejumlah sungai. Dinas meminta petani menyikapinya dengan menanam palawija yang tidak terlalu membutuhkan banyak air.
“Sudah ada penyusutan debit air meskipun belum ada laporan dari juru pengairan tentang potensi kekeringan,” ujar Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Dinas Sumber Daya Air, Wagiyo, di Bantul, Rabu (17/9).
Dia mengaku masih ada petani yang menanam padi sehingga daerah hilir tidak mendapatkan jatah air bahkan untuk menanam palawija sekalipun.
Wahiyo juga menyebut banyaknya keberadaan kolam ikan di wilayah hulu dan kerusakan jalur irigasi menjadi masalah yang turut memicu tingginya kebutuhan air di wilayah hilir. Seperti area persawahan di Karang Ploso, Kecamatan Piyungan; Daerah Irigasi Tengah di Kecamatan Kasihan dan Sedayu.
Kepala Dinas SDA Bantul Yulianto menambahkan sebenarnya persoalan kebutuhan air untuk pertanian mencakup wilayah-wilayah tertentu saja. Ia membenarkan penyebabnya tidak lain karena pembagian air tidak merata dan kerusakan jaringan seperti Karang Ploso.
Selama ini pengamatan dilakukan dengan melihat ketersediaan air untuk pertanian lewat pengecekan bendung. Jika permukaan air masih melintasi bendung, ketersediaan air untuk irigasi dinilai masih mencukupi sampai hilir.
Yulianto menambahkan instansinya telah mengundang perwakilan kelompok petani untuk merembuk pola tanam yang harus disesuaikan dengan cuaca dan musim kemarau.
Langkah ini dilakukan agar petani turut menentukan jenis tanaman yang sesuai untuk musim kemarau sehingga kebutuhan air untuk pertanian tidak terganggu sampai wilayah hilir.
Pasalnya, banyak keluhan petani di wilayah hilir atas tidak meratanya pembagian air. “Air sungainya sudah dalam dan habis diperuntukkan di wilayah utara,” ungkap Wardoyo, petani di wilayah Bambanglipuro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
Cari mobil Eropa bekas di bawah Rp100 juta? Peugeot 207, Peugeot 308, BMW E46, dan Mercedes-Benz W203 bisa menjadi pilihan dengan konsumsi BBM yang masih cukup
Kutukan VTuber Essie di Piala Dunia 2026: setiap tim yang didukungnya kalah. Brasil, Meksiko, hingga Kolombia jadi korban. Kini Prancis ketakutan.
Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026: rekor sempurna Les Bleus diuji sprint terbanyak Singa Atlas. Laga pembuka sengit di Boston.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemimpin yang berbohong kepada rakyat adalah pemimpin yang berdosa dan mengkhianati negara.
Singapura kembali menjadi negara dengan kualitas hidup terbaik di Asia Tenggara versi US News & World Report 2026. Indonesia berada di peringkat ke-72 dunia.